Ragam

Kawal Keberlanjutan MBG, Tani Merdeka Kota Sukabumi Nyatakan Sikap Dukung Aksi Damai

×

Kawal Keberlanjutan MBG, Tani Merdeka Kota Sukabumi Nyatakan Sikap Dukung Aksi Damai

Sebarkan artikel ini
IMG 20260624 WA0002
Foto Istimewa: Ketua DPD Tani Merdeka Kota Sukabumi, Sandi Faturahman.

PenaKu.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi secara resmi menyatakan sikap mendukung penuh aksi damai dan konstitusional yang digagas oleh aliansi MBG se-Sukabumi Raya beserta seluruh elemen masyarakat. 

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen dalam mengawal aspirasi demi keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai berdampak langsung pada hajat hidup para petani.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi, Sandi Fathurahman, menegaskan bahwa aksi penyampaian pendapat ini merupakan hak konstitusional warga negara yang didasari oleh rasa kepedulian terhadap masa depan sektor pertanian lokal. Kendati demikian, ia mengimbau agar seluruh massa aksi tetap menjaga kondusifitas.

“Kami mendukung penuh aksi damai ini sebagai wadah perjuangan menyampaikan aspirasi demi keberlanjutan MBG. Namun, kami menolak keras segala bentuk tindakan anarkis, provokasi, maupun keributan yang dapat mencederai niat baik perjuangan ini,” ujar Sandi dalam pernyataan resminya kepada awak media, Selasa (23/6/2026).

MBG Sebagai Pilar Kesejahteraan Petani

Menurut Sandi, program MBG bukan sekadar program sosial, melainkan instrumen penting yang menjadi jalan kesejahteraan bagi para petani di Sukabumi. Sejak program ini berjalan, petani merasakan dampak nyata berupa kepastian pasar, stabilitas harga komoditas, serta tumbuhnya kembali gairah untuk bertani.

Jika program ini terhenti, dikhawatirkan rantai pasok akan kembali hancur dan petani rentan terjebak dalam permainan harga para tengkulak. Oleh karena itu, keberlanjutan program MBG dinilai sebagai harga mati bagi ketahanan pangan daerah.

Ketuk Pintu Langit Lewat Istigosah

Selain memberikan dukungan moril terhadap aksi di lapangan, DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari petani, relawan, hingga warga kota—untuk menggelar doa bersama dan istigosah.

“Kami ingin mengetuk pintu langit. Melalui istigosah ini, kita memohon kepada Allah SWT agar para pengambil kebijakan di tingkat pusat maupun daerah diberikan kebijaksanaan. Semoga program yang nyata-nyata berpihak pada rakyat kecil ini dapat terus berjalan dengan penuh keberkahan,” tambahnya.

Rekomendasi dan Seruan kepada Pemerintah

Di akhir keterangannya, Tani Merdeka Kota Sukabumi menyampaikan seruan resmi kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah agar memberikan perhatian serius pada program ini. Terdapat dua poin utama yang ditekankan:

  • Kepastian Anggaran: Memohon agar tata kelola dan keberlanjutan program MBG dikawal dengan alokasi anggaran yang jelas.
  • Transparansi Tata Kelola: Menuntut pengelolaan program yang transparan dan akuntabel demi menghindari penyimpangan.

“Dengarkan suara hati petani. Karena ketika petani sejahtera, maka lumbung pangan Indonesia akan aman dan berdaulat,” pungkas Sandi.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *