Peristiwa

Jalan Lingkar Selatan Cianjur Kembali Makan Korban Jiwa

×

Jalan Lingkar Selatan Cianjur Kembali Makan Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini
Jalan Lingkar Selatan Cianjur Kembali Makan Korban Jiwa
Jalan Lingkar Selatan Cianjur Kembali Makan Korban Jiwa

PenaKu.ID – Kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan sebuah mobil Suzuki Baleno dan sepeda motor terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang perempuan pengendara motor yang diketahui merupakan pegawai pabrik meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah mengendarai sepeda motor dari arah Cianjur menuju Sukabumi. Ketika melintas di Jalan Lingkar Selatan, sebuah mobil Suzuki Baleno yang melaju dari arah berlawanan diduga tiba-tiba kehilangan kendali dan masuk ke jalur lawan sebelum menabrak sepeda motor yang dikendarai korban.

Benturan keras menyebabkan korban bersama kendaraannya terseret hingga masuk ke area kebun di tepi Jalan Lingkar Selatan. Akibat luka berat yang dideritanya, korban meninggal dunia.

Salah seorang saksi mata, Yuni, mengungkapkan bahwa mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya oleng ke kanan dan menghantam sepeda motor korban.

“Mobilnya kencang, oleng gitu ke kanan langsung menabrak motor yang sedang melaju pelan ke arah Sukabumi,” ujar Yuni.

Menurut dia, korban tidak memiliki kesempatan untuk menghindar karena mobil mendadak berpindah jalur dan langsung menabrak sepeda motor yang berada di depannya.

“Kalau saya lihat motor itu pelan. Tiba-tiba mobil langsung ke sini saja, langsung belok,” katanya.

Yuni juga menyebutkan bahwa setelah tabrakan terjadi, korban diduga terseret hingga masuk ke area kebun di pinggir jalan.

“Ada di dalam langsung. Kayaknya kaseret,” ungkapnya.

Dugaan Penyebab Kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan Cianjur

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, IPDA Ahmad Prio Gunawan, mengatakan bahwa pengemudi mobil tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Saat ini, pengemudi telah diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan sementara dari pengemudi, kecelakaan diduga terjadi saat dirinya berupaya menghindari kendaraan yang berada di depan. Namun, karena panik, kendaraan yang dikemudikannya ke luar jalur ke arah kanan dan menabrak pengendara motor dari arah berlawanan.

“Dari penuturan pengemudi, diduga yang bersangkutan panik saat menghindari kendaraan di depannya sehingga kendaraan keluar ke kanan dan menabrak pengendara motor dari arah berlawanan,” kata Ahmad.

Ia menjelaskan, kondisi Jalan Lingkar Selatan yang lurus serta arus lalu lintas yang relatif lengang diduga membuat kendaraan melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

“Menurut saksi di lokasi, kondisi lalu lintas saat itu cukup lengang sehingga kendaraan melaju lebih cepat. Namun saat menghindari kendaraan di depan, pengemudi diduga panik hingga kehilangan kendali,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, setelah benturan terjadi, pengemudi diduga tidak langsung menginjak rem. Dalam kondisi panik, kendaraan justru terus melaju sehingga korban terseret cukup jauh dari titik tabrakan awal.

“Saat terjadi tabrakan, diduga pengemudi tidak mengerem, melainkan masih menekan pedal gas karena panik. Dari titik benturan hingga titik akhir korban terseret diperkirakan mencapai sekitar 10 meter,” ungkapnya.

Saat ini, petugas Satlantas Polres Cianjur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Sayang Cianjur.

Kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Cianjur guna mengungkap penyebab pasti kejadian serta menentukan ada tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.**