Pemerintahan

Bupati Bogor Lantik 32 Pejabat Baru, Warning Keras Soal Integritas Pelayanan Publik

×

Bupati Bogor Lantik 32 Pejabat Baru, Warning Keras Soal Integritas Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Bupati Bogor Lantik 32 Pejabat Baru, Warning Keras Soal Integritas Pelayanan Publik
32 Pejabat di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor Dilantik. (Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Dinamika roda pemerintahan di Kabupaten Bogor kembali bergulir, Bupati Bogor secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 32 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Agenda penyegaran struktur birokrasi ini dipusatkan di Aula Soekarno-Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, pada Kamis (21/5/2026). Dari total pejabat yang dilantik, 30 di antaranya mengisi posisi Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional, sementara dua lainnya menempati posisi strategis sebagai Pejabat Pengawas Sekolah Ahli Utama.

Bupati Bogor Tekankan Integritas dan Respons Cepat ASN

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan pesan kuat terkait esensi dari sebuah jabatan. Ia mengingatkan bahwa sumpah yang diucapkan bukan sekadar seremonial, melainkan janji nyata kepada Tuhan dan masyarakat.

“Ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujar Rudy di hadapan para pejabat yang dilantik.

Rudy Susmanto menekankan, di era keterbukaan informasi saat ini, aparatur pemerintah dituntut untuk bekerja lebih transparan, akuntabel, dan mampu memberikan solusi cepat atas berbagai persoalan yang dihadapi warga Bumi Tegar Beriman.

Akselerasi Kinerja Perangkat Daerah

Pelantikan ini juga diproyeksikan sebagai langkah akselerasi untuk mendongkrak performa pelayanan di berbagai sektor pemerintahan. Rudy berharap, para pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi internal dan langsung tancap gas menjalankan program kerja yang ada.

“Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Rudy Susmanto.

Melalui perombakan dan pengisian pos-pos jabatan ini, Pemkab Bogor optimistis mampu menciptakan iklim birokrasi yang lebih segar, adaptif, serta berorientasi penuh pada kepuasan pelayanan masyarakat secara luas.***