Olahraga

Sport Center di Rancabungur Dipilih Presiden RI, Kabupaten Bogor Siap Jadi Kiblat Olahraga Dunia

×

Sport Center di Rancabungur Dipilih Presiden RI, Kabupaten Bogor Siap Jadi Kiblat Olahraga Dunia

Sebarkan artikel ini
Sport Center di Rancabungur Dipilih Presiden RI, Kabupaten Bogor Siap Jadi Kiblat Olahraga Dunia
(Kiri) Bupati Bogor, Rudy Susmanto. (Kanan) Sekertaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gunawan Suswantoro. (Foto:Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait di Pendopo Bupati Bogor, Senin (18/5/202).

Rapat tersebut membahas sinkronisasi rencana pembangunan Akademi Olahraga dan Pusat Pelatihan Tim Nasional (Sport Center) yang digadang-gadang akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

Pembahasan Pembangunan Sport Center Terbesar di Wilayah Kabupaten Bogor 

Sekretaris Menpora (Sesmenpora) Republik Indonesia, Gunawan Suswantoro, menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan perencanaan administrasi dan infrastruktur agar pelaksanaan proyek dapat berjalan dengan tertib, rapi, dan efisien dari segi anggaran.

“Tujuannya adalah mengoordinasikan dan mensinkronisasikan agar jalan yang akan dibangun Pak Bupati bisa efisien, sehingga perencanaan bisa simultan dan anggaran menjadi efisien,” ujar Gunawan.

Kompleks Olahraga Berbasis Pendidikan

Gunawan menjelaskan, pusat olahraga ini nantinya akan terintegrasi dengan sarana pendidikan formal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Sekolah tersebut dikhususkan untuk menjaring dan melatih atlet-atlet terpilih dari seluruh wilayah Indonesia yang diproyeksikan untuk menjadi atlet tingkat dunia.

Presiden telah menetapkan sebanyak 21 cabang olahraga (cabor) yang akan difasilitasi di dalam kawasan ini. Proyek yang direncanakan memakan total anggaran sekitar Rp5 triliun selama 3 tahun ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas penelitian (sport science) untuk cabor-cabor tersebut.

Alasan Pemilihan Lokasi di Rancabungur

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa lokasi pembangunan di Kecamatan Rancabungur merupakan arahan langsung dari Presiden. Salah satu pertimbangan utamanya adalah pemanfaatan lahan milik pemerintah pusat (PTPN) seluas 500 hektar, di mana sebagian lahan sawitnya sudah memasuki usia tua dan mengalami penurunan produktivitas.

Selain itu, wilayah Rancabungur dinilai strategis karena memiliki aksesibilitas yang dekat serta keberadaan Bandara Militer Atang Sanjaya, yang saat ini sedang dikaji bersama untuk kemungkinan dioperasikan sebagai bandara semi-komersial.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bogor dan seluruh masyarakat sangat terbantu dengan adanya program strategis nasional ini. Pembangunan ini akan mempercepat kemajuan wilayah Bogor bagian utara dan barat,” kata Rudy Susmanto.

Target Pembangunan dan Dukungan Pemkab

Proses perizinan dan tahapan perencanaan ditargetkan berjalan matang pada tahun ini. Pembangunan fisik secara bertahap (Tahap 1, 2, dan 3) dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2027 hingga 2028, dan diharapkan dapat rampung sepenuhnya pada awal tahun 2029. 

Pemkab Bogor sendiri berkomitmen mendukung penuh proyek ini, terutama dalam hal penyusunan Amdal, tata ruang, serta koordinasi penataan lahan dengan pihak swasta yang terdampak.

Sebagai langkah penunjang aksesibilitas, Pemkab Bogor juga merencanakan pembebasan lahan untuk pembangunan jalur penghubung dari Rancabungur menuju Leuwiliang, serta penuntasan infrastruktur jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) yang ditargetkan selesai pada tahun 2027.***