PenaKu.ID – Suasana tenang di kota Leipzig, Jerman Timur, berubah menjadi mencekam pada Senin sore, 4 Mei 2026. Sebuah kendaraan dilaporkan melaju kencang dan menabrak kerumunan orang di kawasan pusat kota, tepatnya di sekitar Grimmaische Straße.
Tragedi di Leipzig ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan sedikitnya 22 orang lainnya mengalami luka-luka. Otoritas setempat segera melakukan pengamanan di lokasi kejadian dan menutup akses publik guna melakukan proses evakuasi dan investigasi lebih lanjut.
Kronologi Tragedi di Leipzig
Menurut keterangan saksi mata, kendaraan tersebut melintas di Augustusplatz sebelum akhirnya masuk ke area pejalan kaki di jalan Grimmaische dengan kecepatan tinggi. Salah seorang saksi menyebutkan terdengar suara benturan keras yang diikuti oleh kepanikan massa.
Beberapa pejalan kaki berusaha memberikan pertolongan pertama kepada korban yang tergeletak di jalan sebelum ambulans tiba. Pelaku, seorang pria warga negara Jerman berusia 33 tahun, berhasil diamankan oleh polisi tak lama setelah mobilnya terhenti akibat menabrak tiang pembatas jalan.
Hasil Investigasi Tragedi di Leipzig
Wali Kota Leipzig, Burkhard Jung, menyatakan bahwa pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif. Polisi mengonfirmasi bahwa pelaku diduga bertindak sendirian dan belum ditemukan indikasi adanya motif politik maupun agama dalam serangan ini.
Berdasarkan informasi awal, pelaku diketahui memiliki riwayat gangguan mental. Jaksa penuntut umum kini menyelidiki kasus ini sebagai dugaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang karena situasi keamanan kota telah terkendali sepenuhnya di bawah pengawasan ketat pihak kepolisian.**










