Peristiwa

COD Berujung Petaka, Pencuri Motor Ditangkap Massa di Cianjur

×

COD Berujung Petaka, Pencuri Motor Ditangkap Massa di Cianjur

Sebarkan artikel ini
COD Berujung Petaka, Pencuri Motor Ditangkap Massa di Cianjur
COD Berujung Petaka, Pencuri Motor Ditangkap Massa di Cianjur

PenaKu.ID – Seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor diamankan warga di Kampung Bebedahan, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (11/4/2026). Terduga pelaku pencuri motor sempat menjadi sasaran kemarahan warga setelah aksinya terbongkar.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi sehari sebelumnya, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, di Kampung Bunder, Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber. Korban yang mengenal pelaku pencuri motor segera menyebarkan informasi kehilangan sepeda motor miliknya, Honda Vario hitam bernomor polisi F 3794 XD, kepada sejumlah rekannya.

Tak berselang lama, korban menemukan unggahan di media sosial yang menawarkan sepeda motor dengan ciri-ciri identik. Menyadari hal itu, korban bersama warga kemudian menyusun siasat dengan berpura-pura menjadi pembeli melalui transaksi cash on delivery (COD).

Rencana tersebut membuahkan hasil. Saat pelaku datang untuk melakukan transaksi, warga langsung bergerak cepat mengamankannya. Situasi sempat memanas lantaran warga yang geram hampir menghakimi pelaku di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian membenarkan adanya insiden tersebut. Kapolsek Cibeber Kompol Tio mengatakan, kasus pencurian kendaraan bermotor itu terjadi pada Jumat, 10 April 2026, di wilayah hukumnya.

“Benar, telah terjadi kasus pencurian kendaraan bermotor pada hari Jumat, 10 April 2026,” ujar Tio, Minggu (12/4/2026).

Ia menjelaskan, penangkapan pelaku pencuri motor berawal dari informasi masyarakat yang berhasil mengamankan terduga pelaku setelah dipancing oleh korban melalui skenario COD.

“Pelaku diamankan warga setelah dipancing oleh korban yang berpura-pura menjadi pembeli,” katanya.

Menurut Tio, pelaku pencuri motor menawarkan sepeda motor hasil curian melalui sistem COD, sehingga korban dapat memastikan bahwa kendaraan tersebut adalah miliknya.

“Dari transaksi itu, korban meyakini bahwa motor yang ditawarkan merupakan miliknya, hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan,” jelasnya.

Korban dan Pencuri Motor Saling Mengenal

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa korban dan pelaku pencuri motor diketahui saling mengenal.

“Korban dan terduga pelaku ini memang saling mengenal,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Meski demikian, polisi masih terus melakukan pengembangan guna mengantisipasi kemungkinan adanya pelaku lain.

“Pengakuan sementara baru pertama kali, namun kami tetap melakukan pendalaman lebih lanjut,” kata Tio.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor serta alat yang digunakan pelaku, yakni kunci leter T.

“Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor dan alat berupa kunci leter T,” tuturnya.

Terkait situasi saat penangkapan, polisi mengakui sempat terjadi ketegangan antara warga dan pelaku. Namun, aparat yang datang ke lokasi berhasil mengendalikan keadaan.

“Memang sempat terjadi keributan, tetapi dapat segera kami tangani sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan dan kasusnya masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.**