PenaKu.ID – Dunia internasional menyoroti pertemuan langka antara Presiden China Xi Jinping dengan Cheng Li-wun, pemimpin partai oposisi Taiwan, Kuomintang (KMT).
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat upaya pencarian jalan tengah di tengah ketegangan lintas selat yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Pesan Perdamaian Xi Jinping
Dalam dialog tersebut, Jinping menekankan bahwa kedua pihak adalah saudara sebangsa yang menginginkan stabilitas.
Namun, syarat mutlak yang diajukan Beijing tetap sama: menentang keras kemerdekaan Taiwan. China ingin memastikan bahwa dialog hanya terjadi dengan pihak yang mengakui prinsip satu China.
Reaksi Kontras Pada Kunjungan Bertemu Xi Jinping
Di sisi lain, partai berkuasa di Taiwan (DPP) memberikan kritik tajam atas kunjungan ini, menganggapnya sebagai langkah yang terlalu tunduk pada Beijing.
Bagi KMT, langkah ini adalah diplomasi preventif untuk menghindari konflik bersenjata, sementara bagi pemerintah Taiwan saat ini, kedaulatan tetap menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.**










