PenaKu.ID – Tabrakan Maut yang merenggut nyawa terjadi di Jalan Raya Gedong Lima, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 19.05 WIB.
Tabrakan maut tersebut melibatkan truk sampah berwarna oranye milik Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kebersihan Bandung Barat dan sepeda motor Honda berwarna silver dengan nomor polisi D 4389 UFN.
Akibat insiden itu, seorang pengendara motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, satu penumpang lainnya mengalami luka cukup parah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk sampah yang dikemudikan pria berinisial R (34) tengah melaju dari arah Gedong Lima menuju pangkalan UPT.
Di saat bersamaan, sepeda motor yang ditumpangi dua orang melaju dari arah berlawanan, tepatnya dari kawasan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Padalarang.
Diduga, sepeda motor tersebut kehilangan kendali saat berupaya menghindari angkutan kota (angkot) yang terparkir di bahu jalan.
“Untuk kejadian persisnya kurang tahu, tapi dari informasi rekan sopir, dua pemotor, pria dan wanita, dari arah Stasiun Padalarang mencoba menghindari angkot yang terparkir. Saat hendak menyalip, muncul truk dari depan dan tidak sempat menghindar hingga terjadi tabrakan,” ujar Asep di lokasi kejadian.
Tabrakan Maut dalam Penanganan Aparat
Warga sekitar juga menyoroti kondisi jalan yang minim penerangan. Lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi disebut tidak berfungsi saat kejadian berlangsung.
“Di sini gelap, PJU tidak menyala. Mungkin pengendara tidak melihat truk dari arah berlawanan. Saat menyalip angkot, justru bertabrakan dan masuk ke kolong truk hingga terlindas ban belakang,” kata dia.
Dalam tabrakan maut tersebut, penumpang wanita yang dibonceng berhasil selamat setelah terjatuh ke semak-semak di pinggir jalan. Ia mengalami luka serius dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Sementara itu, pengendara motor dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Petugas dari Unit Laka Lantas Polres Cimahi telah mengamankan sopir truk, kernet, serta kendaraan yang terlibat tabrakan maut tersebut guna kepentingan penyelidikan.
Hingga kini, kasus kecelakaan lalu-lintas tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.**











