PenaKu.ID – Momentum peringatan Nuzulul Quran tingkat Kabupaten Bogor tahun ini diwarnai dengan aksi religi yang menyejukkan.
Kepolisian Resor (Polres) Bogor menyalurkan wakaf sebanyak 2.000 mushaf Al-Quran kepada masyarakat dalam rangkaian acara “Tabligh Akbar Penyejuk Hati” di Masjid Baitul Faizin, Cibinong, Sabtu malam (07/03/2026).
Penyerahan ribuan kitab suci tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., kepada perwakilan masyarakat, yakni Bapak Yahya dan Bapak Muhamad Yusuf, di hadapan ribuan jemaah yang hadir.
Hasil Donasi Kolektif Seluruh Personel Polres BogorÂ
Dalam sambutannya, AKBP Wikha mengungkapkan bahwa 2.000 mushaf Al-Quran tersebut bukan berasal dari anggaran institusi, melainkan murni hasil donasi sukarela dan keikhlasan seluruh personel Polres Bogor hingga jajaran Polsek.
“Alhamdulillah, malam ini kami dapat menyerahkan 2.000 Al-Quran hasil wakaf dari seluruh anggota. Ini adalah wujud nyata kecintaan kami terhadap Al-Quran dan bentuk kepedulian kepada umat di bulan suci Ramadhan,” ujar AKBP Wikha.
Ia berharap bantuan ini tidak hanya menjadi pajangan, tetapi benar-benar dibaca dan diamalkan oleh masyarakat.
“Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh personel kepolisian yang telah berpartisipasi,” tambahnya.
Kemeriahan Tabligh Akbar Bersama Tokoh Nasional
Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB selepas salat Tarawih ini berlangsung sangat khidmat sekaligus meriah. Suasana religi Masjid Baitul Faizin semakin kental dengan lantunan selawat dari Grup Hadroh Nurul Musthofa.
Acara yang dipandu oleh presenter kondang Irfan Hakim ini menghadirkan deretan ulama dan dai ternama, di antaranya Alhabib Ghasim bin Ja’far Assegaf, Alhabib Abdallah bin Ja’far Assegaf, Ustadz Aa Hilman Fauzi dan Ustadz Munawir Ngacir.
Sinergi Ulama dan Umara demi Kamtibmas
Selain sebagai bentuk ibadah, aksi wakaf ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pihak kepolisian dengan para ulama dan warga Bogor.
Kapolres menegaskan pentingnya kolaborasi antara unsur pimpinan daerah (Umara) dengan tokoh agama untuk menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami sangat bersyukur dapat berbagi di tengah majelis ilmu yang luar biasa ini. Harapan kami, sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dapat terus terjalin erat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang sejuk dan damai di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Acara yang berakhir menjelang tengah malam tersebut ditutup dengan doa bersama, diiringi apresiasi positif dari para jemaah yang memadati area masjid hingga ke selasar.***











