PenaKu.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Jawa Barat menargetkan penataan wajah kota dari kawasan Gerbang Tol Baros hingga Pasar Atas menjadi salah satu prioritas pembangunan pada 2027. Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengatakan, rencana penataan tersebut sebelumnya ditargetkan terealisasi pada 2026. Namun, sejumlah kondisi membuat pelaksanaannya harus ditunda hingga tahun berikutnya.
“Seperti yang pernah kami sampaikan dari dulu bahwa wajah Kota Cimahi bisa berubah minimal. Dari Exit Tol Baros sampai dengan Pasar Atas. Namun karena situasi dan kondisi akhirnya tidak dapat terlaksana di 2026, di 2027 harus masuk,” kata Adhitia, Senin (19/10/2026).
Menurut Adhitia, penataan wajah kota telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cimahi. Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas dalam dokumen perencanaan tersebut, termasuk pembenahan jalan, trotoar, dan elemen estetika perkotaan.
Ia menilai pembangunan infrastruktur memiliki peran penting karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas.
“Kenapa infrastruktur kota harus menjadi prioritas? Infrastruktur kota itulah yang bisa menciptakan keadilan sosial. Itu yang terasa oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
Bundaran Jati Jadi Contoh Penataan Kota Cimahi
Adhitia mencontohkan pembangunan Bundaran Jati pada 2025 sebagai salah satu upaya memperbaiki wajah Kota Cimahi. Keberadaan bundaran tersebut dinilai mendapat respons positif dari masyarakat, baik warga setempat maupun pengunjung dari luar daerah.
Selain mendukung kelancaran mobilitas, Bundaran Jati juga dinilai menambah daya tarik visual kawasan perkotaan.
“Bundaran Jati berhasil kita bangun di tahun 2025, itu sangat diapresiasi oleh warga, baik warga Kota Cimahi maupun warga luar Kota Cimahi,” katanya.
Ke depan, Pemkot Cimahi berencana melanjutkan pembenahan infrastruktur dan penataan kawasan perkotaan secara bertahap. Kawasan Gerbang Tol Baros hingga Pasar Atas menjadi sasaran yang ditargetkan masuk dalam agenda pembangunan pada 2027, dengan pelaksanaan menyesuaikan kondisi anggaran daerah.**
