PenaKu.ID – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan performa menjanjikan pada Moto3 World Championship 2026. Rider Honda Team Asia itu berhasil menuntaskan sesi Practice Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5/26), dengan menempati posisi kesembilan sekaligus mengamankan tiket otomatis ke sesi kualifikasi kedua (Q2).
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega Pratama. Pasalnya, hanya 14 pembalap tercepat yang berhak melaju langsung ke Q2 tanpa harus melewati sesi Q1. Di lintasan Mugello yang terkenal cepat dan menuntut presisi tinggi, Veda Ega Pratama mampu mencatatkan waktu kompetitif hingga masuk dalam kelompok terdepan Moto3.
Keberhasilan itu sekaligus memperpanjang tren positif yang diperlihatkan pembalap asal Gunungkidul tersebut sepanjang musim debutnya di kelas Moto3. Sebelumnya, Veda Ega Pratama beberapa kali berhasil menembus Q2 secara langsung pada sejumlah seri awal musim.
Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada Grand Prix Brasil. Saat itu, Veda Ega Pratama menutup sesi Practice di posisi ketiga dan memastikan tempat di Q2 tanpa melalui Q1. Capaian tersebut bahkan mendapat perhatian dari situs resmi MotoGP.
Veda Ega Pratama Tunjukkan Taring
Konsistensi Veda kembali terlihat pada Grand Prix Prancis di Le Mans. Ia berhasil mengakhiri sesi Practice di posisi kesembilan setelah mencatat peningkatan waktu putaran pada menit-menit akhir. Hasil itu kembali mengantarkannya lolos langsung ke Q2 serta menunjukkan kemampuannya bersaing dengan para pembalap yang lebih berpengalaman di Moto3.
Musim 2026 sejauh ini menjadi periode yang menjanjikan bagi Veda. Berdasarkan data kejuaraan, ia telah mengoleksi beberapa hasil finis 10 besar dan mencatat podium bersejarah di Brasil. Catatan tersebut membuat namanya masuk dalam daftar rookie yang paling mendapat perhatian pada persaingan Moto3 musim ini.
Di Mugello, posisi kesembilan pada sesi Practice menjadi modal berharga menjelang kualifikasi dan balapan utama. Karakteristik sirkuit yang memiliki lintasan lurus panjang dan membutuhkan strategi slipstream yang tepat dinilai sesuai dengan perkembangan performa Veda sepanjang musim.
Lolos langsung ke Q2 juga memberikan keuntungan strategis bagi Honda Team Asia. Tim dapat memusatkan perhatian pada penyempurnaan setelan motor untuk perebutan posisi start terbaik tanpa harus menguras tenaga dan waktu di sesi Q1.
Apabila mampu mempertahankan performa yang sama saat kualifikasi maupun balapan, peluang Veda untuk kembali meraih hasil positif di Mugello terbuka lebar. Penampilan stabil yang terus diperlihatkannya sepanjang musim menunjukkan bahwa Veda kini semakin mampu beradaptasi dengan ketatnya persaingan di level tertinggi balap motor dunia.
Posisi kesembilan pada sesi Practice Moto3 Italia sekaligus keberhasilan menembus Q2 menjadi bukti terbaru bahwa Veda bukan lagi sekadar pendatang baru. Pembalap Indonesia tersebut kini mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu nama yang patut diperhitungkan dalam persaingan papan atas Moto3 musim 2026.** (tds)
