Olahraga

Valencia Tumbang, Real Madrid Tempel Barcelona

Valencia Tumbang, Real Madrid Tempel Barcelona
Valencia Tumbang, Real Madrid Tempel Barcelona. /Instagram realmadrid

PenaKu.ID – Real Madrid kembali menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara La Liga Spanyol musim 2025/2026 usai menundukkan Valencia dengan skor 2–0 pada lanjutan jornada ke-23. Duel yang berlangsung di Estadio de Mestalla, Minggu malam (8/2/2026), menjadi panggung pembuktian bagi Los Blancos sekaligus ujian berat bagi tuan rumah yang masih bergulat di papan bawah klasemen.

Sepanjang babak pertama, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi namun minim peluang bersih. Valencia mampu memberi perlawanan dengan organisasi pertahanan yang cukup disiplin, sementara Real Madrid kesulitan menemukan celah untuk membongkar barisan belakang tuan rumah. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-65. Álvaro Carreras mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola liar di area penalti Valencia, berawal dari skema serangan Madrid melalui sisi sayap. Gol tersebut menjadi titik balik yang membuat tim tamu semakin dominan dalam penguasaan permainan.

Valencia mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, rapatnya lini pertahanan Real Madrid membuat setiap upaya tuan rumah kerap kandas sebelum mengancam gawang secara serius. Situasi ini dimanfaatkan Madrid untuk mengontrol ritme laga hingga menit-menit akhir.

Pada masa injury time, Kylian Mbappé memastikan kemenangan Real Madrid. Penyerang asal Prancis itu menuntaskan rangkaian umpan dari lini tengah dengan penyelesaian klinis, sekaligus mengunci skor akhir 2–0 untuk keunggulan tim tamu.

Real Madrid Tampil Dominan

Secara statistik, Real Madrid tampil lebih dominan dengan penguasaan bola dan jumlah percobaan ke gawang yang lebih unggul dibanding Valencia. Tuan rumah tercatat kesulitan menembus pertahanan Madrid dan gagal mencetak gol sepanjang pertandingan.

Hasil ini membuat Valencia tetap tertahan di papan bawah dengan koleksi 23 poin dari 22 pertandingan, situasi yang kian menekan mereka dalam persaingan menjauhi zona degradasi. Sebaliknya, Real Madrid kukuh di peringkat kedua klasemen dengan 54 poin, terus menempel ketat pemuncak klasemen sementara Barcelona.

Dari sisi strategi, pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, mengandalkan kontrol lini tengah serta transisi cepat melalui sayap. Sementara itu, Valencia asuhan Carlos Corberán lebih banyak mengandalkan pertahanan rapat dan umpan-umpan panjang untuk mencari celah serangan balik.

Usai laga, kapten Valencia José Luis Gayà mengakui timnya gagal memaksimalkan peluang yang tersedia. Ia menilai gol Madrid di awal babak kedua mengubah dinamika permainan. Meski demikian, Gayà menegaskan seluruh pemain tetap memberikan dukungan penuh kepada Corberán di tengah tren performa yang belum stabil.

Kemenangan di Mestalla ini menjaga asa Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga musim ini. Di sisi lain, Valencia dituntut segera bangkit dan mengamankan poin penting jika ingin lepas dari bayang-bayang degradasi.** (tds)

Exit mobile version