PenaPendidikan
Trending

Tak Salah Bila Guru Pensiun Jadi Alternatif Kekosongan Pendidik

PenaKu.ID – Memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) guru-guru yang sudah pensiun untuk diperbantukan kembali di sekolah, dikatakan pemerhati lingkungan dan pendidikan, Asp B. Kurnia yang akrab disapa Aa Maung, merupakan salah alternatif atau solusi untuk mengisi kekurangan guru di sekolah.

Dengan mengembalikan atau mengkaryakannya kembali sebagai guru honorer, dia meyakini, para guru tersebut bisa memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal. Karena tidak sedikit para guru ASN itu sebelumnya mampu berkarya bahkan menorehkan prestasi.

“Tapi itu juga bagi mereka yang masih mau mengabdi dan memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat,” katanya melalui telepon, Minggu (6/6/2021).

Dia menambahkan, berdasarkan hasil analisa Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan ( LBP2), diprediksikan jumlah guru di tahun 2020 sampai dengan 2024, jumlah guru akan semakin berkurang. Baik itu untuk Provinsi yaitu guru SMA, juga di daerah guru-guru SD dan SMP. Karena ini merupakan sebuah solusi bagi pemenuhan kebutuhan pendidikan masyarakat.

Manfaat lainnya dengan memperkerjakan para guru pensiunan, lanjut dia, diharapkan bisa menjadi pembimbing bagi juniornya dan mengarahkannya dalam tata cara memberikan pelayanan terbaik bagi siswa-siswinya. Apalagi kalau para guru pensiunan itu sebelumnya merupakan guru yang berprestasi dan mumpuni, maka akan tercipta pelayanan pendidikan bermutu dan bagus.

Aa Maung memberikan pandangan kalau para guru yang demikian masih sangat layak diperbantukan di sekolah-sekolah negeri maupun swasta. Sebab orientasinya jelas, mengabdi melalui pelayanan pendidikan untuk turut mencerdaskan bangsa.

“Guru berkualitas pasti akan memberikan pendidikan yang berkualitas pula, yang berdampak akan menjadikan sekolah dan siswa-siswinya pun berkualitas, sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Untuk itu dia berkeinginan kepada semua Kadisdik Kab Bandung bisa mengimplementasikan harapannya itu dengan kembali merekrut para guru-guru ASN yang berkualitas agar dikaryakan di setiap sekolah, guna memaksimalisasikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Jadi tidak akan lagi terjadi kekurangan guru di sekolah-sekolah, karena kebutuhan guru pengajar sudah terpenuhi. Walaupun pensiunan tapi bisa memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan melalui pengabdiannya.

(ALF)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button