Ekonomi

Strategi Cuan Saat Market Crash: Belajar dari Kasus Ethereum 2026

Strategi Cuan Saat Market Crash: Belajar dari Kasus Ethereum 2026
Strategi Cuan Saat Market Crash: Belajar dari Kasus Ethereum 2026. /Foto: istimewa

PenaKu.ID – Bulan Februari 2026 menjadi periode pahit bagi investor kripto setelah Ethereum terjun bebas di bawah US$ 3.000.

Namun, di balik kepanikan ritel, para pemain institusional justru memanfaatkan momen ini untuk mengeruk keuntungan melalui strategi yang lebih canggih.

Likuidasi Institusional dan Pemicu Market Crash

Kejatuhan ETH bukan sekadar aksi jual biasa, melainkan akibat likuidasi struktural dari beberapa hedge funds besar di Hong Kong.

Saat harga menembus level support kunci, algoritma manajemen risiko memaksa penjualan otomatis secara masif. Inilah yang menyebabkan harga turun tanpa perlawanan berarti dari pembeli ritel.

Pentingnya Hedging saat Market Crash

Laporan dari Pluang menekankan bahwa strategi “Buy the Dip” secara membabi buta sangat berisiko.

Sebaliknya, investor pro menggunakan Short Selling di pasar Futures atau opsi saham proxy untuk melindungi nilai portofolio mereka. Menjaga cadangan tunai (cash) dalam instrumen yield Dolar juga menjadi kunci agar tetap memiliki “amunisi” saat harga mencapai titik nadir.**

Exit mobile version