Olahraga

Sinergi Olahraga: Jajaran Pejabat dan Ketua KONI Sukabumi Dianugerahi Sabuk Kehormatan Jujitsu

×

Sinergi Olahraga: Jajaran Pejabat dan Ketua KONI Sukabumi Dianugerahi Sabuk Kehormatan Jujitsu

Sebarkan artikel ini
IMG 20260706 WA0040
Foto Istimewa: Ketua Jujitsu Provinsi Jawa Barat, Sihan Budi Saat Memberikan Kenaikan Tingkat kepada Ketua KONI Kota Sukabumi, Yoseph Mahdi Yunansyah, S.E., M.Si.,Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Ramhat Sukandar, Kabid Olahraga, Ketua BP3N Nasional, Bang Yangto, Ketua LCS, Kompol Purn Sunarya Isha, SH., MH. di Sekolah Alam Fathia, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Minggu (5/7/2026).

PenaKu ID – Geliat seni bela diri Jujitsu di Kota Sukabumi kian menunjukkan taringnya. Bertempat di Sekolah Alam Fathia, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, White Cobra Jujitsu Indonesia Kota Sukabumi sukses menggelar rangkaian agenda besar yang menegaskan kesiapan mereka dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi muda yang tangguh.

Ketua White Cobra Jujitsu Indonesia Kota Sukabumi, Khaerul Imam Thoharoh, M.Pd., mengungkapkan bahwa atmosfer kegiatan kali ini terasa sangat spesial karena menggabungkan empat agenda krusial sekaligus dalam satu waktu.

“Hari ini ada empat agenda utama. Pertama, pengukuhan pengurus White Cobra Jujitsu Indonesia Kota Sukabumi. Kedua, Gasuku atau latihan gabungan yang diikuti oleh jajaran jagoan Jujitsu se-Jawa Barat, di mana Kota Sukabumi didapuk menjadi tuan rumahnya,” ujar Khaerul kepada awak media, Minggu (5/7/2026).

Tidak kalah seru, agenda ketiga diisi dengan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Warna yang diikuti oleh 15 kesatria muda dari total 60 peserta yang memadati arena.

“Kami ingin berkontribusi pada pembangunan SDM dan kesehatan masyarakat. Anak-anak dan remaja harus punya wadah positif agar sehat secara fisik dan mental, serta terbebas dari jeratan narkoba. Jika SDM-nya sudah sehat dan baik, insyaallah prestasi emas akan mengalir dengan sendirinya,” jelas Khaerul.

Apresiasi dan Penganugerahan Sabuk Kehormatan

Sebagai bentuk sinergi kuat antara praktisi olahraga dan jajaran stakeholder, agenda keempat ditutup dengan prosesi sakral, yaitu penganugerahan Sabuk Kehormatan dan satu Sabuk Hitam Kehormatan. Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada tokoh-tokoh penting yang dinilai memiliki andil besar dalam mendukung kemajuan olahraga di Kota Sukabumi, antara lain:

Ketua KONI Kota Sukabumi, Yoseph Mahdi Yunansyah, S.E., M.Si.,Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Ramhat Sukandar, Kabid Olahraga, Ketua BP3N Nasional, Bang Yangto, Ketua LCS, Kompol Purn Sunarya Isha, SH., MH.

Membidik Emas dan Juara Umum Porprov Jawa Barat

Menatap kompetisi akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang sudah di depan mata, White Cobra Jujitsu tidak main-main. Berkaca dari hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov yang berhasil mengamankan medali perunggu, internal Sukabumi menargetkan lompatan besar.

“Insyaallah target kita di Porprov nanti adalah medali emas. Kemarin di BK kita dapat perunggu, jadi di ajang Porprov nanti kita harus naik level dan membidik emas,” tegas Khaerul.

Sinyal tempur ini pun diperkuat oleh Sihan Budi, Ketua White Cobra Jujitsu Jawa Barat sekaligus Pembina White Cobra Jujitsu Kota Sukabumi. Penyandang sabuk DAN 7 Internasional ini memasang target yang jauh lebih masif untuk level provinsi.

“Untuk di Porprov Jawa Barat nanti, saya berharap dan menargetkan kita bisa keluar sebagai Juara Umum,” ungkap Sihan Budi.

Seni Bela Diri Terpopuler Gen Z: Benteng dari Geng Motor

Sejak mulai eksis pada tahun 2017, White Cobra Jujitsu terus mengalami perkembangan pesat. Saat ini, keanggotaannya telah mencapai sekitar 300 atlet di seluruh Jawa Barat, dengan basis massa yang kuat di Sukabumi yang menyumbang sekitar 100 atlet.

Sihan Budi menambahkan bahwa Jujitsu saat ini telah bertransformasi menjadi salah satu seni bela diri paling populer dan hits di kalangan anak muda atau Gen Z. Momentum ini ingin dimanfaatkan secara positif untuk merangkul anak-anak usia sekolah.

“Kita ingin terus merekrut anak-anak sekolah. Daripada mereka terjerumus ke dalam lingkaran negatif seperti geng motor atau kenakalan remaja, lebih baik energi mereka disalurkan ke Jujitsu. Minimal, mereka punya kemampuan untuk menjaga diri dari tindak kejahatan di jalanan,” papar Sihan Budi.

Senada dengan sang pembina, Khaerul Imam Thoharoh menekankan bahwa kiprah Jujitsu yang telah berkembang selama hampir 11 tahun di Kota Mochi ini memiliki misi sosial yang besar di balik matras latihan.

Semangat itu, Apresiasi mendalam juga datang dari Kompol (Purn) Sunarya Ishak, S.H., M.H., selaku Pembina White Cobra Jujitsu Kota Sukabumi. Dalam pidatonya, tokoh yang baru saja dianugerahi Sabuk Kehormatan ini menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi dan kerja keras para kesatria muda yang tangguh dan tidak mudah menyerah selama mengikuti ujian kenaikan tingkat.

Mantan perwira menengah polri ini mengingatkan bahwa kenaikan tingkat dan sabuk baru yang diraih membawa tanggung jawab yang jauh lebih besar. Beliau berpesan agar para atlet mampu meneladani filosofi Cobra, yaitu tetap tenang, fokus, rendah hati, tidak mencari musuh, namun selalu siap dan berani dalam melindungi diri maupun sesama.

Lebih lanjut, Sunarya menekankan pentingnya keseimbangan karakter agar para atlet Jujitsu tidak bersikap arogan. “Jadilah anak hebat di tiga tempat; menjadi anak yang berbakti di rumah, siswa yang disiplin dan berprestasi di sekolah, serta mampu menjaga nama baik dengan tidak arogan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *