PenaKu.ID – Genderang perang terhadap penyakit masyarakat terus ditabuh. Ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek berakhir tragis di bawah lindasan alat berat di kawasan Terminal Tipe A Baros, Kota Sukabumi, Kamis (12/3/2026).
Pemusnahan ini merupakan hasil jerih payah jajaran Polres Sukabumi Kota dalam gelaran Operasi Pekat Lodaya 2026. Langkah tegas ini diambil demi memastikan Kota Sukabumi tetap kondusif, terutama saat umat Muslim menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
Simbol Perlawanan Terhadap Maksiat
Acara pemusnahan dibuka secara simbolis oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, yang didampingi langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, beserta jajaran unsur Forkopimda.
“Tadi sama-sama kita saksikan pemusnahan 2.325 botol minuman keras. Ini adalah buah dari Operasi Pekat yang kami intensifkan selama bulan suci ini,” tegas AKBP Sentot di sela-sela kegiatan.
Menekan Kriminalitas dari Akarnya
Bukan sekadar seremonial, penyitaan ribuan botol dari berbagai titik di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota ini adalah langkah preventif. Mengingat, peredaran miras kerap menjadi “sumbu” utama pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Polres Sukabumi Kota berharap, dengan hilangnya ribuan liter alkohol ini dari peredaran, potensi kriminalitas jalanan maupun keributan antarwarga dapat ditekan secara signifikan.
“Dengan pemusnahan ini, kami ingin meminimalisir potensi gangguan keamanan agar situasi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkas Kapolres.
***
