PenaKu.ID – Menghalau panas dengan kipas angin memang nikmat, apalagi di iklim tropis.
Namun, membiarkan angin berembus langsung ke tubuh dalam waktu lama, terutama saat tidur, ternyata menyimpan risiko kesehatan yang tidak bisa disepelekan begitu saja.
Risiko Tidur Pakai Kipas Angin
Kipas angin mempercepat penguapan keringat dan kelembapan alami tubuh. Akibatnya, kulit bisa menjadi sangat kering dan mata terasa iritasi.
Selain itu, udara yang berputar terus-menerus cenderung membawa debu dan alergen masuk ke saluran pernapasan, yang memicu asma atau alergi bagi mereka yang sensitif.
Efek Bell’s Palsy Saat Tidur Pakai Kipas Angin
Pernah bangun tidur dengan leher kaku? Udara dingin yang terfokus pada area wajah atau leher dapat menyebabkan saraf menegang hingga risiko kelumpuhan wajah sementara atau Bell’s Palsy.
Sebaiknya, arahkan kipas ke dinding agar udara berputar secara tidak langsung demi menjaga suhu ruangan tetap sejuk tanpa menyakiti tubuh.**
