Olahraga

Satu Penalti Hancurkan Ambisi Iran U23

Satu Penalti Hancurkan Ambisi Iran U23
Satu Penalti Hancurkan Ambisi Iran U23. /Foto: istimewa

PenaKu.ID – Lebanon U23 menciptakan kejutan pada laga pamungkas Grup C Piala Asia U23 2026 dengan menaklukkan Iran U23 1–0 di Al-Shabab Club Stadium, Riyadh, Arab Saudi, Rabu (waktu setempat). Hasil ini terbilang di luar prediksi, mengingat Iran tampil dominan sepanjang pertandingan.

Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak Leonardo Farah Shahin melalui titik penalti pada menit ke-57. Gol itu menjadi pembeda sekaligus memastikan Lebanon menutup fase grup dengan kemenangan.

Iran U23 Dominan, Lebanon Efisien

Iran U23 yang diasuh Omid Ravankhah langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan. Mereka menguasai jalannya laga dengan sirkulasi bola cepat dan tekanan konstan ke area pertahanan Lebanon.

Sejumlah peluang tercipta lewat kombinasi umpan pendek dan penetrasi dari sisi sayap. Namun, lemahnya penyelesaian akhir membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Di sisi lain, Lebanon U23 memilih pendekatan berbeda. Tim besutan Jamal Taha tampil disiplin dengan pertahanan rapat, sambil menunggu celah untuk melancarkan serangan balik cepat. Strategi tersebut berbuah hasil ketika wasit menunjuk titik putih di babak kedua.

Shahin yang maju sebagai eksekutor tampil tenang dan sukses menaklukkan kiper Iran. Gol itu membuat Lebanon unggul, meski secara statistik mereka kalah dalam penguasaan bola dan jumlah serangan.

Permainan Keras dan Intensitas Tinggi Iran U23 vs Lebanon U23

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan diwarnai duel fisik di lini tengah. Kedua tim sama-sama memperoleh peluang dari situasi bola mati dan tembakan jarak jauh.

Iran terus berupaya menekan hingga menit akhir, namun rapatnya barisan belakang Lebanon membuat setiap serangan gagal menghasilkan ancaman serius. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1–0 tetap bertahan.

Bintang Laga

Leonardo Farah Shahin (Lebanon U23)

Penyerang muda Lebanon ini menjadi penentu kemenangan lewat gol penalti. Ketajamannya di momen krusial membuat Lebanon mampu mencuri poin penuh meski berada di bawah tekanan sepanjang laga.

Strategi Pelatih

Iran U23

Pelatih: Omid Ravankhah

Iran mengandalkan dominasi penguasaan bola dan pergerakan tanpa bola untuk membongkar pertahanan lawan. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang menjadi masalah utama tim ini.

Lebanon U23

Pelatih: Jamal Taha

Jamal Taha menerapkan permainan disiplin dengan fokus bertahan dan transisi cepat. Pendekatan pragmatis ini terbukti efektif meski hanya menghasilkan satu gol.

Dampak pada Klasemen Grup C

Sebelum pertandingan, Iran U23 berada di peringkat ketiga Grup C dengan dua poin dari dua laga tanpa gol. Lebanon U23 menghuni dasar klasemen setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Kemenangan ini membuat Lebanon U23 mengoleksi tiga poin dan menutup fase grup dengan catatan positif, meski tetap gagal melaju ke babak gugur. Sementara itu, Iran U23 tertahan di dua poin dan peluang lolos mereka bergantung pada hasil pertandingan lain.

Laga Iran U23 kontra Lebanon U23 menjadi bukti bahwa dominasi permainan tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir. Iran menguasai pertandingan, tetapi Lebanon tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan momen krusial untuk mengamankan kemenangan penting di Grup C Piala Asia U23 2026.*

Exit mobile version