PenaKu.ID – Menyambut bulan suci Ramadan bukan sekadar menyiapkan fisik, melainkan membersihkan jiwa.
Taubat nasuha menjadi jembatan utama untuk memasuki bulan penuh berkah dengan hati yang lapang dan bersih dari beban masa lalu.
Taubat Nasuha Menjelang Ramadan sebagai Persiapan Utama
Sebelum hilal tampak, momen ini adalah waktu terbaik untuk melakukan refleksi diri.
Mengakui kesalahan dan berjanji tidak mengulanginya memberikan ruang bagi energi positif untuk masuk, sehingga ibadah puasa terasa lebih ringan dan bermakna.
Konsistensi dalam Taubat Nasuha Menjelang Ramadan
Taubat bukan hanya ucapan lisan, melainkan tindakan nyata.
Memperbaiki hubungan dengan sesama dan meningkatkan kualitas ibadah harian adalah bukti bahwa kita siap menjadi pribadi yang baru saat Ramadan tiba.**
