PenaKu.ID – Marc Cucurella menjelma sebagai salah satu bek kiri terbaik yang dimiliki Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Penampilan konsistennya bersama Chelsea serta kontribusi penting di Timnas Spanyol membuat pemain berusia 27 tahun tersebut menjadi pilihan utama di sisi kiri pertahanan La Roja.
Performa Marc Cucurella semakin mendapat pengakuan setelah tampil impresif dalam beberapa musim terakhir. Ia berperan penting bagi Chelsea di level klub sekaligus menjadi sosok yang sulit tergantikan di skuad asuhan Luis de la Fuente.
Lahir di Alella, Barcelona, pada 22 Juli 1998, Cucurella mengawali karier sepak bolanya bersama akademi Espanyol. Pada 2012, ia bergabung dengan La Masai, akademi milik Barcelona, yang membentuk kemampuan teknik serta pemahaman taktiknya hingga menjadi ciri khas permainan saat ini.
Meski sempat memperkuat Barcelona B, peluang tampil bersama tim utama Blaugrana sangat terbatas. Situasi tersebut membuat Marc Cucurella memutuskan melanjutkan karier di klub lain demi memperoleh kesempatan bermain yang lebih banyak.
Kesempatan itu datang ketika ia dipinjamkan ke Eibar pada musim 2018–2019. Bersama klub tersebut, Marc Cucurella menunjukkan perkembangan pesat melalui penampilan yang konsisten sebagai bek kiri yang tangguh dalam bertahan sekaligus aktif membantu serangan.
Penampilan apik di Eibar membuka jalan menuju Getafe. Di klub asal Madrid itu, Cucurella berkembang menjadi salah satu bek sayap paling menjanjikan di La Liga. Kemampuannya menjaga keseimbangan antara tugas bertahan dan menyerang membuat namanya semakin diperhitungkan di kompetisi kasta tertinggi Spanyol.
Kariernya kemudian berlanjut ke Liga Inggris setelah Brighton & Hove Albion merekrutnya pada 2021. Adaptasi Marc Cucurella berlangsung cepat. Di bawah arahan Graham Potter, ia tampil konsisten sepanjang musim hingga meraih penghargaan Player of the Season Brighton pada musim 2021–2022.
Penampilan impresif tersebut menarik perhatian Chelsea. Klub asal London Barat itu kemudian mendatangkannya pada bursa transfer musim panas 2022 dengan nilai transfer yang saat itu termasuk salah satu yang tertinggi untuk posisi bek kiri.
Namun, awal karier Cucurella di Stamford Bridge tidak berjalan mulus. Pergantian pelatih, performa tim yang belum stabil, serta cedera sempat memengaruhi penampilannya. Meski demikian, ia berhasil bangkit dan kembali memperlihatkan kualitas terbaiknya.
Memasuki musim 2024–2025 hingga 2025–2026, Cucurella menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini belakang Chelsea. Ia turut membantu The Blues meraih gelar UEFA Conference League 2024–2025 serta FIFA Club World Cup 2025, yang semakin menegaskan perannya sebagai pemain penting di dalam tim.
Kari Marc Cucurella di Timnas
Di level internasional, perjalanan Cucurella juga berlangsung secara bertahap. Ia pernah memperkuat Timnas Spanyol di berbagai kelompok usia, mulai dari U-16 hingga U-21, sebelum ikut membawa negaranya meraih medali perak pada Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 2021.
Debut bersama tim nasional senior terjadi pada 2021. Sejak saat itu, posisinya di sektor kiri pertahanan Spanyol semakin kokoh sebagai pilihan utama.
Puncak penampilan Cucurella bersama La Roja hadir pada UEFA Euro 2024. Ia tampil konsisten sepanjang turnamen, tidak hanya solid dalam menjaga pertahanan, tetapi juga berkontribusi membangun serangan. Pada partai final, Cucurella mencatatkan assist penting saat Spanyol mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 untuk merebut gelar juara Eropa.
Keberhasilan tersebut semakin menegaskan status Cucurella sebagai salah satu bek kiri elite Eropa. Kemampuannya membaca permainan, disiplin menjaga posisi, agresif saat melakukan tekanan, serta aktif membantu serangan menjadi modal utama yang sesuai dengan karakter sepak bola modern.
Selain beroperasi sebagai bek kiri, Cucurella juga mampu dimainkan sebagai wing-back maupun bek tengah sisi kiri dalam formasi tiga bek. Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah yang membuatnya terus mendapat kepercayaan dari pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente.
Hingga pertengahan 2026, Cucurella tetap menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Timnas Spanyol. Dengan pengalaman yang terus bertambah di level klub maupun internasional, ia diproyeksikan tetap menjadi salah satu pemain kunci La Roja dalam menghadapi berbagai turnamen besar mendatang, termasuk Piala Dunia FIFA 2026.** (tds)









