PenaKu.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menjatuhkan sanksi skorsing atau suspen yang berujung pada penutupan sementara 35 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Makan Bergizi Gratis (SPPG MBG) di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan pantauan langsung awak media di lokasi beserta informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, sanksi tegas dari BGN tersebut dijatuhkan kepada 29 unit SPPG di wilayah Kabupaten Sukabumi dan 6 unit SPPG di Kota Sukabumi.
Akibat penutupan dan penangguhan operasional puluhan SPPG tersebut, ribuan pelajar sekolah beserta masyarakat penerima manfaat kini menjadi korban karena tidak lagi mendapatkan pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Daftar unit SPPG yang terkena sanksi suspen di wilayah Kota Sukabumi meliputi SPPG Warudoyong Sukarya 4, SPPG Warudoyong Sukakarya 02, SPPG Lembursitu 03, SPPG Gunungpuyuh 03, serta SPPG Cibeureum Limusnunggal 01.
Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Sukabumi mencakup SPPG Bantargadung 02, SPPG Ciambar Munjul, SPPG Cibadak Karangtengah 05, SPPG Cikembar 02, SPPG Cisaat 04, SPPG Cisolok Cicadas, SPPG Parungseah, SPPG Cisolok Wanajaya 02, SPPG Gegerbitung 03, SPPG Gegerbitung 02, SPPG Jampangkulon Ciparay, SPPG Jampangtengah Padabeunghar, SPPG Nagrak Balekambang 03, SPPG Nagrak Selatan 04, SPPG Nagrak Selatan 02, SPPG Nyalindung Cisitu, SPPG Palabuhanratu Citepus 07, SPPG Palabuhanratu Citepus 08, SPPG Palabuhanratu 06, SPPG Parakansalak Sukakersa, SPPG Parungkuda Babakan Jaya, SPPG Parungkuda Pondok Kaso Landeuh 02, SPPG Purabaya 04, SPPG Sagaranten Hegarmanah 01, SPPG Simpenan Cidadap 03, SPPG Warnasari 02, SPPG Sukalarang Sukamaju 02, hingga SPPG Sukaraja Selaawi.
Hingga berita ini ditayangkan, awak media di lapangan masih terus berupaya mengonfirmasi pihak Korwil BGN Kota maupun Kabupaten Sukabumi untuk menggali alasan resmi di balik pemberian sanksi suspen dan penutupan mendadak tersebut.
***





