Ekonomi

Politeknik TEDC Bandung Buka Panggung untuk UMKM Lokal

×

Politeknik TEDC Bandung Buka Panggung untuk UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini
Politeknik TEDC Bandung Buka Panggung untuk UMKM Lokal
Politeknik TEDC Bandung Buka Panggung untuk UMKM Lokal

PenaKu.ID – Di tengah hiruk-pikuk kegiatan open house, halaman Kampus Politeknik TEDC Bandung Jawa Barat tampak lebih hidup dari biasanya. Aroma makanan khas yang menguar dari deretan stan bazar kuliner menarik perhatian pengunjung yang datang silih berganti sejak pagi.

Bukan sekadar pameran kampus, kegiatan yang berlangsung sejak 18 hingga 22 Mei 2026 itu menjadi ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku usaha lokal. Sebanyak 13 pelaku UMKM dari Kota Cimahi dilibatkan dalam bazar kuliner yang digelar selama open house berlangsung.

Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Politeknik TEDC Bandung, Ari Sudrajat, mengatakan keterlibatan para pelaku UMKM merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap pengusaha lokal agar dapat berkembang bersama dunia pendidikan.

“Ada sekitar 13 UMKM yang ikut dalam bazar kegiatan open house ini. Ini adalah bentuk kepedulian kami dari Kampus Politeknik TEDC Bandung terhadap pelaku UMKM,” ujar Ari saat ditemui di Kampus Poltek TEDC Bandung, Selasa (19/5/2026).

Politeknik TEDC Bandung Implemetasi Tri Dharma

Di sela kegiatan kampus yang dipadati calon mahasiswa dan pengunjung, stan-stan UMKM tampak menjadi salah satu pusat perhatian. Beragam kuliner disajikan, mulai dari makanan ringan hingga hidangan siap santap yang menggambarkan kreativitas para pelaku usaha lokal.

Bagi pihak kampus, kehadiran UMKM tidak hanya menjadi pelengkap kegiatan open house. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memberi pengalaman dan motivasi bagi mahasiswa tentang pentingnya memadukan teknologi dengan jiwa kewirausahaan.

“Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku UMKM, kegiatan ini juga dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa tentang bagaimana memadukan teknologi dan wirausaha,” kata Ari.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kampus menjadi bagian penting dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

“Kolaborasi dengan masyarakat ini merupakan bagian dari pengabdian kami sebagai implementasi Tri Dharma perguruan tinggi,” tuturnya.**