Polda Jabar Gelar Tabligh Akbar Dan Sholat Istighosah

Bandung, LabakiNews.id –

Rabu (7/8/2019), Kepolisian Daerah Jawa Barat menyelenggarakan Tabligh Akbar dan Istighosah berlangsung di Masjid Al-Amman Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung. Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pangdam III/Siliwangi , Ketua DPRD Jabar, Kajati Jabar, Kapengti Jabar, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jabar, Wakapolda Jabar, Ketua MUI Jabar, Pejabat Utama Kodam III/Siliwangi, Pejabat Utama Polda Jabar, Pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Para Kepala Kemenag Se-Jawa Barat, Pimpinan FKUB Se-Jawa Barat, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan Redaksi dan Wartawan Jawa Barat, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Jawa Barat, Perwakilan Pondok Pesantren, Remaja Masjid, LSM, Panti Asuhan, dan Dai’ Kamtibmas, serta undangan lainnya.


Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai penceramah Habib Jindan Bin Novel Bin Salim Jindan, dengan pendamping Habib Rifqi Bin Idrus Al Hamid.
Kegiatan dibuka dengan Marawis, yang merupakan kolaborasi dari personel TNI dan Polri dan dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran dan Sari Tilawah yang dibacakan oleh Aiptu Budi Suhendi dan Kapten Syarifah.


Dalam sambutannya Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi mengatakan bahwa kegiatan Tabligh Akbar dan Istighozah bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antara Ulama dan Umara, dalam membangun persatuan umat serta komunikasi intelektual, spiritual, dan sosial, guna mempererat hubungan dalam bertoleransi dan kerukunan antara umat beragama.


Karena menurut Kapolda Jabar  Islam adalah agama ”Rahmatan lil alamin”, yang mengajak pada kedamaian dan menghargai perbedaan, untuk menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Jabar yang aman, tentram dan kondusif sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa kemerdekaan Indonesia, tidak terlepas dari peran para ulama dan tokoh agama dalam melawan penjajah.


Lebih lanjut Kapolda Jabar mengatakan, pada awal kemerdekaan banyak para tokoh dari berbagai kalangan agama dan daerah ikut mempersiapkan kemerdekaan serta aktif dalam parlemen dan pemerintahan, sehingga harus disadari bersama, bahwa kemerdekaan yang kita nikmati saat ini yaitu berkat para pendahulu kita yang “mengecilkan perbedaan dan memperbesar kesamaan kepentingan” dengan bersatu untuk berjuang meraih kemerdekaan.


Oleh karenanya menurut Kapolda Jabar, apa yang telah dilakukan para pendahulu, tentunya menjadi tauladan bahwa untuk meraih sesuatu yang besar perlu adanya rasa persatuan dan kesatuan. Indonesia sebagai bangsa yang besar dengan latar belakang masyarakat yang beragam akan lebih maju lagi bila masyarakatnya bersatu, tidak terpecah- pecah. Bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dan dimungkinkan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, namun perlu kita sikapi dengan baik, sebagai khasanah kekayaan potensi dan budaya bangsa. Menyadari beragam perbedaan tersebut, para pendahulu bangsa, sejak awal telah bersepakat untuk melebur perbedaan itu menjadi kesatuan, yang diikat oleh semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”, yang terbukti ampuh sebagai landasan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.


Secara umum wilayah hukum Polda Jawa Barat selama pelaksanaan Pemilu 2019 hingga saat ini, situasi Kamtibmas aman dan kondusif. Hal ini, berkat sinergitas dan soliditas serta kerjasama yang baik antara segenap unsur TNI- Polri, Pemerintah Daerah, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat Jawa Barat. Pungkas Kapolda


Ia pun turut menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan kepada Polda Jabar beserta jajaran. 

Sedangkan dalam tausiahnya Habib Jindan Bin Novel Bin Salim Jindan pada intinya mengatakan bahwa persatuan merupakan kunci dari kedamaian hidup. Tidak perlu saling menjelekkan antar sesama, walaupun yang bersangkutan berbuat yang tidak baik terhadap diri kita. Balaslah semuanya dengan melakukan hal baik dan bermanfaat bagi umat manusia.
( tds/nrl )

Leave a Reply

Your email address will not be published.