PenaKu.ID – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki melaksanakan silaturahmi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi Jawa Barat sekaligus menyerahkan bantuan kendaraan motor pengangkut sampah, Rabu (07/01/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIB Sukabumi dan dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi, serta para pegawai Lapas.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menyampaikan bahwa penyerahan kendaraan motor pengangkut sampah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan operasional Lapas, khususnya dalam pengelolaan sampah harian.
Ia menjelaskan bahwa volume sampah di Lapas Kelas IIB Sukabumi mencapai sekitar satu motor bak per hari, sementara kendaraan lama yang dimiliki sudah tidak layak digunakan.
“Silaturahmi ini sekaligus penyerahan motor sampah yang memang sangat dibutuhkan. Ini merupakan bentuk sinergitas, kekompakan, dan kesolidan antara lembaga vertikal dengan Pemerintah Kota Sukabumi,” kata Ayep Zaki kepada awak media.
Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis dan komunikasi yang baik antar-seluruh unsur, baik Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, maupun lembaga vertikal lainnya.
Menurutnya, persatuan dan kebersamaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945.
“Kita harus menjadi satu kesatuan, bersatu dan berdaulat. Persatuan ini akan melahirkan prestasi dan kemenangan, termasuk bagi Kota Sukabumi,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap sinergi lintas lembaga dapat terus terjalin dengan baik, tidak hanya dalam pengelolaan lingkungan, tetapi juga dalam mendukung terciptanya kota yang bersih, tertib, dan berprestasi.
Bantuan Kendaraan Motor Pengangkut Sampah Diapresiasi
Di tempat yang sama, Kalapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono memberikanapresiasi atas bantuan kendaraan motor pengangkut sampah dari Pemkot Sukabumi. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menjaga kebersihan lingkungan lapas.
“Alhamdulillah, bantuan ini menjadi motivasi baru bagi kami. Ke depan kami berharap lingkungan lapas semakin bersih dan tertata,” jelasnya.
Ia menambahkan, sumber sampah di lapas berasal dari sisa makanan, limbah dapur, serta hasil kegiatan kemandirian warga binaan.
Saat ini Lapas Kelas IIB Sukabumi dihuni 504 warga binaan, dengan 19 orang dimutasi ke Lapas Kelas IIA Karawang guna menjaga pembinaan dan mencegah kelebihan kapasitas,” pungkasnya.**
