PenaKu.ID – Kebakaran besar melanda kawasan Pasar Rebo, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada dini hari Selasa (24/2/2026) sekitar waktu sahur. Informasi dihimimpun, peristiwa tersebut mengagetkan para pedagang dan warga sekitar karena kobaran api terlihat membumbung tinggi dari kejauhan.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, api pertama kali muncul sekitar pukul 02.30 WIB dari bagian belakang Pasar Rebo Purwakarta. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke sejumlah kios di Pasar Rebo Purwakarta yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar serta dipenuhi barang dagangan.
Beberapa warga mengaku sempat mendengar suara ledakan dari area Pasar Rebo Purwakarta saat api mulai membesar. Ledakan tersebut diduga berasal dari tabung gas atau benda lain yang tersimpan di dalam kios dan ikut terbakar.
Petugas Segera Terjun ke Pasar Rebo Purwakarta
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Purwakarta segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Sedikitnya enam unit mobil pemadam dikerahkan guna memadamkan api yang menghanguskan sejumlah bagian pasar tradisional tersebut. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung disertai upaya pendinginan di titik-titik rawan guna mencegah api kembali menyala.
Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait jumlah kios yang terdampak, besaran kerugian materiil, maupun adanya korban luka atau jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat terkait masih melakukan pendataan langsung di lapangan.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Aparat kepolisian bersama tim teknis belum dapat memastikan apakah kebakaran dipicu korsleting listrik, kelalaian penggunaan peralatan memasak, atau faktor lain.
Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan serta memberikan ruang bagi tim penanganan untuk bekerja secara optimal. Warga dan pedagang juga diminta tetap tenang sambil menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko kebakaran di kawasan pasar tradisional dengan bangunan padat, khususnya pada dini hari ketika banyak material mudah terbakar tersimpan di dalam kios.**











