PenaKu.ID – Paris Saint-Germain (PSG) mengalahkan Le Mans FC dengan skor 3-1 pada pekan keenam Ligue 1 Prancis 2026/2027 di Stadion Parc des Princes, Paris, Sabtu (10/10/2026) waktu setempat. Lucas Beraldo, Khvicha Kvaratskhelia, dan Maghnes Akliouche mencetak gol untuk tuan rumah, sedangkan Le Mans sempat menyamakan kedudukan melalui Louis Mafouta.
Kemenangan ini membawa Paris Saint-Germain mengoleksi 11 poin dari enam pertandingan dan menempati peringkat kelima klasemen sementara. Adapun Le Mans berada di posisi ke-12 dengan raihan enam poin dari jumlah pertandingan yang sama.
Paris Saint-Germain mendominasi jalannya pertandingan sejak menit-menit awal. Namun, Le Mans tetap berupaya memberikan perlawanan melalui tekanan di area pertahanan tuan rumah. Setelah unggul lebih dahulu lewat penalti Beraldo, PSG sempat kehilangan kendali skor ketika Mafouta menyamakan kedudukan pada awal babak kedua.
Situasi berubah setelah pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, melakukan empat pergantian pemain menjelang satu jam pertandingan. Kvaratskhelia membawa PSG kembali unggul pada menit ke-61, sebelum Akliouche memperlebar keunggulan tujuh menit kemudian. Meski mendapatkan sejumlah peluang tambahan, kedua tim tidak lagi mengubah skor hingga pertandingan berakhir.
Beraldo Buka Keunggulan PSG Lewat Penalti
PSG mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan dengan menguasai bola dan membangun tekanan ke wilayah pertahanan Le Mans. Meski lebih banyak bertahan, tim tamu beberapa kali mencoba mengganggu distribusi bola tuan rumah.
Le Mans sempat memperoleh peluang melalui Jean Vercruysse pada menit ketujuh. Namun, tembakannya belum mengarah ke gawang PSG.
Tuan rumah kemudian meningkatkan intensitas serangan hingga mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-19. Wasit memberikan hukuman tersebut setelah Harold Voyer melakukan handball di dalam kotak penalti.
Lucas Beraldo yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Tendangannya tidak mampu dijangkau kiper Nicolas Kocik sehingga PSG unggul 1-0.
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum. Kedua tim masih sempat menciptakan beberapa peluang, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta pada babak pertama.
Mafouta Samakan Kedudukan, PSG Kembali Unggul
Memasuki babak kedua, PSG langsung mengancam melalui Achraf Hakimi. Namun, Kocik mampu menggagalkan peluang tersebut. Penyelamatan sang kiper menjadi penting karena Le Mans justru berhasil mencetak gol penyeimbang semenit kemudian.
Pada menit ke-54, Lucas Calodat mengirimkan umpan yang diselesaikan Louis Mafouta dengan tembakan keras. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 sekaligus membuka peluang bagi Le Mans untuk membawa pulang poin dari Parc des Princes.
Luis Enrique merespons situasi itu dengan memasukkan empat pemain pengganti menjelang menit ke-60. Pergantian tersebut memberikan dampak positif terhadap permainan PSG.
Kvaratskhelia, yang masuk dari bangku cadangan, mengembalikan keunggulan tuan rumah pada menit ke-61. Ia memanfaatkan bola muntah setelah tembakan Fabian Ruiz ditepis Kocik. PSG kembali memimpin dengan skor 2-1.
Pada menit ke-68, Maghnes Akliouche memperbesar keunggulan PSG menjadi 3-1. Gol itu menjadi gol pertamanya bersama PSG sejak bergabung dari AS Monaco pada awal musim 2026/2027.
Le Mans Gagal Memaksimalkan Peluang
Tertinggal dua gol, Le Mans berusaha memperkecil ketertinggalan. Dame Gueye mendapatkan peluang pada menit ke-71, tetapi tembakannya hanya membentur mistar gawang.
Tim tamu terus berusaha menciptakan ancaman melalui situasi bola mati maupun serangan terbuka. Namun, berbagai upaya tersebut belum menghasilkan gol tambahan.
PSG juga mendapatkan hadiah penalti pada masa tambahan waktu. Akan tetapi, eksekusi Désiré Doué berhasil digagalkan Kocik sehingga skor tetap 3-1 hingga peluit akhir dibunyikan.
Statistik Memperlihatkan Dominasi PSG
Berdasarkan statistik pertandingan, PSG mencatatkan penguasaan bola sebesar 72,6 persen, sedangkan Le Mans hanya menguasai 27,4 persen.
Tuan rumah juga unggul dalam jumlah tembakan dengan 22 percobaan, berbanding 11 milik Le Mans. Dari jumlah tersebut, PSG menghasilkan delapan tembakan tepat sasaran, sementara tim tamu mencatatkan tiga tembakan yang mengarah ke gawang.
Statistik tersebut menggambarkan dominasi Paris Saint-Germain sepanjang pertandingan. Meski demikian, Le Mans tetap mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Tembakan Gueye yang membentur mistar menjadi salah satu kesempatan yang berpotensi mengubah jalannya laga.
Kvaratskhelia berperan penting dalam kemenangan Paris Saint-Germain setelah memulihkan keunggulan tim ketika skor kembali imbang. Sementara itu, Akliouche turut menentukan hasil akhir melalui gol ketiga yang memperlebar jarak kedua tim.
Tambahan tiga poin menjaga Paris Saint-Germain tetap bersaing di papan atas Ligue 1. Di sisi lain, Le Mans perlu membenahi penyelesaian akhir setelah memberikan perlawanan, tetapi gagal memaksimalkan peluang yang diperoleh.** (tds)
