PenaRagam
Trending

Pak Uu Terjun ke Pasar Hewan Kurban di Cihanjuang, Hasilnya Jempol!

Pak Uu Acungi Jempol

PenaKu.ID Pak Uu sapaan akrab Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melakukan peninjauan ke Pasar Hewan di Cihanjuang Kota Cimahi Jawa Barat guna memastikan hewan kurban aman dan sehat untuk disembelih pada Hari Raya Iduladha 1442 Hirjiah nanti.

Pak uu mengapresiasi manajemen Pasar Hewan Kurban tersebut atas inovasi menerapkan sistem online bagi pembelian hewan kurban.

Saat memesan, pembeli bisa menyetorkan nama pengkurban kemudian hewan akan disembelih atas nama yang sudah didaftarkan.

“Di sini menerima semuanya dari proses penyembelihan, pemotongan dan akhirnya pihak pembeli yang ingin berkurban hanya memberikan namanya saja kemudian pihak panitia membagikan langsung ke alamat yang sudah di catat secara door to door,” kata Pak Uu di Kota Cimahi, Kamis (15/07/2021).

Untuk memesan secara online, calon pembeli bisa menghubungi hotline kemudian tinggal mengikuti arahan yang diberikan oleh pemasar.

Pun dari tinjauannya, Pak Uu menyebut hewan kurban sapi dan domba adalah yang terbaik dengan kualifikasi sesuai syari. Hewan kurban pun dipastikan sudah lulus uji di dinas peternakan setempat.

Pak Uu Titip Prokes

Sementara dengan sistem pembelian online, pembeli juga mendapatkan fasilitas pemeliharaan hewan kurban secara gratis sampai hari Iduladha juga gratis pengiriman hewan untuk wilayah Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

Untuk pembelian secara offline atau tatap muka, pasar kurban di Cihanjuang ini juga menerapkan protokol kesehatan mengantisipasi penyebaran virus COVID -19. Sehingga, diharapkan bisa jadi solusi berkurban di tengah pandemi.

Kewan kurban dijual bervariatif menyesuaikan kelas hewan. Misalnya harga domba mulai dari Rp 2,1 – Rp 4,5 juta untuk kualitas terbaik, dan sapi mulai Rp 19 juta- Rp 35 juta.

Pada kunjungannya, Pak Uu juga memberikan arahan terkait penegakan prokes dalam setiap rangkaian kegiatan Hari Raya Iduladha 1442 H/2021.

“Harapan kami seluruh pasar hewan yang sekarang menjual sapi dan domba yang ada di Jawa Barat untuk kurban mengikuti aturan atau cara-cara seperti di Kota Cimahi,” kata Dia.

“Sehingga masyarakat bisa berkurban dan menunaikan nilai ibadahnya ada dan tidak melanggar prokes. Sehingga dengan adanya Iduladha ini tidak menjadikan klaster baru di lokasi masing-masing dan tidak bertambahnya orang yang positif COVID-19,” pungkas Pak Uu.

(Dws)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button