PenaRagam
Trending

P3S Soroti Mantan Koruptor Jadi Komisaris, Erick Thohir Diminta Bertindak

PenaKu.IDPolitical and Public Policy Studies (P3S) mengkritisi polemik eks koruptor Emir Moeis yang ditunjuk oleh Kementerian BUMN menjadi Komisaris Pupuk Iskandar Muda. Emir diketahui mantan narapidana korupsi proyek pembangunan PLTU di tarahan Lampung.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, meminta kepada Menteri BUMN Erick Thohir segera mencopot Emir Moeis dalam jabatannya tersebut. Ia pun merasa kecewa mantan napi korupsi bisa menjabat posisi strategis di BUMN.

Jika tidak segera mencopot Emir Moeis, Jerry Massie justeru meminta Presiden Jokowi yang memecat balik Erick Thohir. “Kalau moeis gak dipecat, ya Erick yang harus segera dipecat,” ujarnya, Minggu (08/8/2021) di Jakarta.

Menurutnya, langkah Erick merusak tatanan reformasi mental dari pemerintahan Jokowi. “Bagi saya ini memalukan dan bad news atau (kabar buruk). LHKPN saja dia tak terbuka ke publik, bisa bahaya. Secara administrasi pun cacat. Bagi saya ini kegagalan Erick Thohir mengakomodir pemimpin yang bersih duduk di kementeriannya,” tandasnya.

P3S Singgung Rektor UI

Belum lama ini kata Jerry, Erick juga sempat blunder terkait pengangkatan Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro sebagai salah satu Komisaris BRI padahal jelas-jelas melanggar statuta UI. “Saya nilai Erick gagal total apalagi banyak di BUMN pejabat berstatus double portion atau pegawai ganda. Belum lagi tak tuntasnya kelompok intoleran bahkan radikal di BUMN,” tandasnya.

Ia pun menagnggap Tim seleksi atau panitia seleksi gagal memilih pemimpin bermoral dan bersih. “Atau jangan-jangan si Emir titipan orang kuat. Jadi jargon dan motto BUMN “AKHLAK” itu hanya slogan belaka. Implementasinya di lapangan nol besar,” tegasnya.

Pengangkatan Emir ini menurut Jerry sarat politis, mereka memilih tanpa melihat sisi etika moral. “Pertanyaaan saya apakah sudah tak ada orang yang bersih di negeri ini? Ini juga merusak revolusi mental dari pemerintahan Jokowi. Saya harap jabatan Emir Moeis dibekukan lagi. Tak perlu dia menjabat komisaris di BUMN. Kalau tak becus Erick Thohir mundur saja sebagai Menteri. Dia belum bisa mengatur departemen. Ini menandakan dia tak bersih, ada yang mendukung Emir jadi komisaris saya pertanyakan akal sehatnya dan cenderung mendukung eks mantan koruptor,” tukasnya.

“Kalau di Korut, Vietnam, Taiwan dan negara lainya menghukum mati koruptor, di Indonesia kok aneh malah diberikan posisi komisaris. Aneh bin ajaib. Zaman orla sampai orba tak seperti ini, memang Jokowi salah memilih para pembantunya di kabinet. Hilangnya moral di mata pejabat publik,” jelas Direktur P3S itu.

**

Related Articles

9 Comments

  1. hi!,I really like your writing so a lot! proportion we communicate more approximately your post on AOL?
    I require a specialist in this area to resolve my problem.
    May be that’s you! Looking ahead to look you.

  2. I think that what you said was very reasonable. But, consider this, what if you composed a catchier title?
    I mean, I don’t want to tell you how to run your blog, however what if you added a title that makes people want more?
    I mean P3S Soroti Mantan Koruptor Jadi Komisaris, Erick Thohir Diminta
    Bertindak is a little plain. You should look at Yahoo’s front page and note how they create
    post headlines to grab viewers to open the links. You
    might try adding a video or a related picture or two to get readers
    excited about everything’ve written. Just my opinion, it could make your posts a little bit more interesting.
    quest bars http://bitly.com/3jZgEA2 quest bars

  3. Greetings from Ohio! I’m bored at work so
    I decided to check out your website on my iphone during lunch break.
    I enjoy the information you provide here and can’t wait to take a look when I get home.
    I’m surprised at how quick your blog loaded on my
    phone .. I’m not even using WIFI, just 3G .. Anyhow,
    good blog! scoliosis surgery https://coub.com/stories/962966-scoliosis-surgery scoliosis surgery

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button