Internasional

Nyawa di Ujung Tanduk: Kondisi Kritis Peraih Nobel Narges Mohammadi

Nyawa di Ujung Tanduk: Kondisi Kritis Peraih Nobel Narges Mohammadi
Nyawa di Ujung Tanduk: Kondisi Kritis Peraih Nobel Narges Mohammadi/(instagram)

PenaKu.ID – Keluarga aktivis hak asasi manusia Iran, Narges Mohammadi, mengeluarkan peringatan keras terkait memburuknya kesehatan peraih Nobel Perdamaian tersebut di dalam penjara.

Pada hari Jumat, 2 Mei 2026, Mohammadi dilarikan dari penjara di wilayah barat laut Iran ke rumah sakit setempat dalam kondisi yang disebut keluarga sebagai tindakan “menit-menit terakhir” yang mengkhawatirkan.

Pengabaian Medis yang Berujung Fatal pada Narges Mohammadi

Hamidreza Mohammadi, saudara laki-laki Narges, mengungkapkan kepada BBC bahwa tekanan darah adiknya turun drastis dan sulit distabilkan. Narges sebelumnya dilaporkan pingsan di Penjara Zanjan akibat serangan jantung, namun otoritas penjara sempat menolak pemindahan medis selama 140 hari.

Padahal, Narges memiliki rekam medis kronis terkait paru-paru dan jantung yang membutuhkan perawatan spesialis yang hanya tersedia di Teheran.

Simbol Perlawanan Narges Mohammadi di Balik Jeruji

Jorgen Watne Frydnes, ketua Komite Nobel, menegaskan bahwa hidup Narges kini benar-benar terancam. Sepanjang hidupnya, Narges telah ditangkap 13 kali dan dijatuhi total hukuman 31 tahun penjara karena aktivitasnya membela hak-hak perempuan.

Meski sempat dibebaskan sementara pada Desember 2024 untuk alasan medis, ia kembali ditangkap setelah memberikan pidato peringatan untuk rekannya, yang membuktikan bahwa semangatnya tak pernah padam meski raga terus digempur sakit.**

Exit mobile version