PenaKu.ID – Minggu pagi (21 Juni 2026), Wakil Presiden AS, JD Vance, tiba di Swiss untuk memulai putaran negosiasi baru terkait krisis di Timur Tengah.
Pertemuan ini melibatkan perwakilan tinggi dari Iran, termasuk Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, serta dimediasi oleh Pakistan guna membahas isu nuklir dan gencatan senjata di Lebanon.
Harapan untuk Stabilitas Kawasan AS-Iran
Vance menyatakan optimisme bahwa situasi di Lebanon mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan, meskipun ketegangan masih harus dikelola dengan hati-hati.
Fokus utama AS adalah memastikan keamanan bagi Israel dan Lebanon. Sementara itu, pihak Iran menegaskan bahwa mereka akan menuntut pemenuhan komitmen dari pihak lain, merujuk pada perjanjian awal yang ditandatangani beberapa waktu lalu.
Peran Mediator Pakistan untuk AS-Iran
Pakistan kembali memainkan peran sentral sebagai mediator setelah sukses menyelenggarakan negosiasi sebelumnya. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, turut hadir untuk mendukung implementasi kesepakatan damai.
Dunia menanti hasil dari pembicaraan ini, yang diharapkan dapat menjadi langkah nyata untuk mengakhiri konflik panjang yang telah merenggut banyak nyawa dan mengganggu stabilitas global.**








