Pendidikan

Miris!! Didepan Kepala BGN; Distribusi MBG di SDN Citaringgul 02 Babakan Madang Pakai Bak Gerobak Sampah

Miris!! Didepan Kepala BGN; Distribusi MBG di SDN Citaringgul 02 Babakan Madang Pakai Bak Gerobak Sampah
Kunjungan Kepala BGN Sekaligus Pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Citaringgul 02 Babakan Madang Pakai Bak Gerobak Sampah. (Riyan/PenaKu.ID)

PenaKu.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi tonggak menuju Indonesia Emas 2045 menyajikan pemandangan kontradiktif di Kabupaten Bogor. 

Di tengah ambisi besar meningkatkan kualitas gizi generasi bangsa, distribusi makanan tersebut justru harus bersanding dengan pemandangan yang lazim ditemukan di tempat pembuangan akhir gerobak sampah.

Kunjungan Kepala BGN Saat Penyaluran MBG di Kabupaten Bogor Membuat Tercengang: Memakai Bak Gerobak Sampah 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana melakukan kunjungan dan penyaluran makan bergizi gratis (MBG) di SD Negeri Citaringgul 02 Babakan Madang, pada Senin (11/5/2026).

Dalam penyaluran tersebut, yang membuat tercengang adalah kendaraan operasional ‘bak’ gerobak sampah yang sering dilihat dilingkungan sehari-hari.

Meski demikian, Dadan Hidayan ogah ambil pusing saat penyaluran makan bergizi gratis itu kepada siswa SDN Citaringgul 02, Kecamatan Babakan Madang sebagai penerima manfaat.

Ia mengatakan kalau, lokasi sekolah berada di dalam gang sempit, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, dan distribusi mbg itu dilakukan menggunakan gerobak.

“Karena jalannya kecil ya, jadi (MBG) untuk bisa sampai kesini, harus pakai gerobak besi yang tadi. Dari pada anak-anak yang ambil kesana nanti, malah jadi masalah. Jadi kita lakukan menggubakan gerobak, karena ga terlalu jauh juga,” kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana.

Memakai Bak Gerobak Sampah Dikarenakan Jarak Sekolah dan SPPG Dekat

Lalu Dadang juga menegaskan, penyaluran MBG di SDN Citaringgul 02 sangat optimal, dan diterima langsung oleh ratusan siswa-siswi.

“Iya (optimal) sejauh ini, karena tidak terlalu jauh jaraknya dari sppg dan tidak terlalu jauh juga dari jalan. Jadi makanannya aman,” ujarnya.

SPPG Ciaringgul Sebut Targetnya Tuk Sekolah yang Sulit Terjangkau 

Sementara itu, Direktur Operasional Dapur SPPG Citaringgul 01, H. Subawanta mengatakan bahwa targetnya penyaluran makan bergizi gratis untuk sekolah-sekolah yang sulit terjangkau.

“Memang kami yang susah-susah akan kami ambil, karena mereka yang lebih membutuhkan. Sebab, bagi sekolah yang gampang (mudah) terjangkau, mungkin semua dapur mau, istilahnya kalau ga mau kita ambil,” ungkap Direktur Operasional Dapur SPPG Citaringgul 01, H. Subawanta.

Ia juga mengaku akan menjadi evaluasi dalam penyaluran MBG untuk sekolah-sekolah khususnya di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Jadi gini, mobil MBG kita ambil dan kita parkirkan di pinggir jalan. Setelah itu, untuk membawa ke dalem (gang), maka kita bekerja sama dengan PM yang bersangkutan untuk kebutuhannya apa, misalnya gerobak, maka kita belikan gerobak,” paparnya.

Dikarenakan Lokasi Sekolah Berlokasi di Gang: Pakai Bak Gerobak Sampah

Menurutnya, dengan cara ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan yang terbaik dalam penyaluran MBG kepada sekolah-sekolah sebagai penerima manfaat.

“Jadi bagaimana caranya, kami bisa memberikan yang terbaik kepada BGN dalam menjalankan ini sebaik-baiknya. Dan harapan saya semoga MBG ini bisa berjalan dengan baik, dan saya minta kepada mitra-mitra yang lain, marilah kita bersama-sama untuk menjalankan MBG sebaik-baiknya supaya dapat membentuk Indonesia Emas kedepannya,” tukasnya.***

Exit mobile version