PenaKu.ID – Nisfu Syaban, atau malam pertengahan bulan Syaban, merupakan momentum yang dinanti umat Muslim.
Di waktu ini, catatan amal manusia diyakini akan dilaporkan kepada Allah SWT. Salah satu cara terbaik untuk menyambut momen istimewa ini adalah dengan melaksanakan ibadah puasa sunnah sebagai bentuk refleksi diri sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Pintu Pengampunan yang Terbuka Lebar dalam Puasa Nisfu Syaban
Banyak riwayat menyebutkan bahwa pada malam Nisfu Syaban, Allah SWT memberikan pengampunan masif kepada hamba-Nya yang memohon ampunan, kecuali bagi mereka yang menyekutukan Allah dan yang bermusuhan.
Puasa di siang harinya membantu kita untuk lebih fokus dalam berdzikir, menjaga lisan, dan membersihkan hati dari penyakit-penyakit batin yang menghalangi datangnya rahmat.
Puasa Nisfu Syaban Menjadi Persiapan Mental Menuju Ramadhan
Secara spiritual, puasa Nisfu Syaban berfungsi sebagai latihan atau pemanasan sebelum kewajiban Ramadhan tiba.
Dengan membiasakan diri menahan haus dan lapar di bulan Syaban, transisi fisik dan mental akan terasa lebih ringan. Ini adalah kesempatan emas untuk menutup “buku tahunan” amal kita dengan catatan ketaatan yang tulus.**
