PenaKu.ID – Menyusui adalah momen sakral antara ibu dan bayi, namun seringkali terganggu oleh keluhan puting yang terasa sakit atau luka.
Masalah ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga bisa menurunkan rasa percaya diri ibu dalam memberikan ASI. Memahami penyebab utama adalah langkah krusial agar proses laktasi tidak terhenti di tengah jalan.
Posisi Perlekatan yang Kurang Tepat Penyebab Puting Sakit
Penyebab paling sering dari puting sakit adalah posisi perlekatan (latch-on) bayi yang tidak sempurna. Jika bayi hanya mengisap ujung puting, gesekan yang terjadi akan memicu lecet dan nyeri hebat.
Pastikan sebagian besar area hitam di sekitar puting (areola) masuk ke dalam mulut bayi agar isapan menjadi lebih efektif dan nyaman.
Perawatan dan Pencegahan Luka saat Puting Sakit
Untuk meredakan nyeri, ibu bisa mengoleskan sedikit ASI pada puting setelah menyusui karena ASI memiliki sifat antibakteri alami.
Gunakan bra yang longgar dan hindari penggunaan sabun berbahan kimia keras pada area payudara. Jika puting tampak merah, bengkak, atau berdarah, segera konsultasikan dengan konselor laktasi untuk penanganan lebih lanjut.**






