Uncategorized

Membasuh Luka, Mengetuk Pintu Langit: Kala Gerindra Kota Sukabumi Memeluk Yatim di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

IMG 20260314 WA0016
Foto Istimewa: Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi, Drs Lutfi Achmad, MBA Didampingi Jajarannya Seusai Memberikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu di Kantor Sekretariat DPC Jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jumat (13/3/2026).

PenaKu.ID – Semburat jingga di ufuk barat Kota Sukabumi sore itu tak sekadar menandai berakhirnya waktu puasa. Di sudut kota, suasana hangat merayap perlahan, bukan berasal dari terik matahari yang mulai meredup, melainkan dari binar mata ratusan anak yatim yang berkumpul dalam balutan kasih.

Jumat (13/3/2026), menjadi saksi bagaimana riuhnya politik sejenak menepi, berganti dengan lantunan doa dan senyum tulus yang merekah. DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi memilih untuk “mengetuk pintu langit” melalui tangan-tangan mungil yang sering terlupakan.

Cahaya Kepedulian di Balik Takjil

Sejak ashar masih menyisakan panas, para kader dan simpatisan telah sibuk bersiap. Bukan menyiapkan panggung orasi, melainkan meramu paket-paket takjil dengan penuh ketelitian. Di pinggir jalan, paket-paket itu berpindah tangan ke masyarakat yang tengah bergegas pulang, sebuah pesan bisu bahwa kepedulian tak butuh banyak kata.

Namun, pusat kehangatan sesungguhnya berada di tengah-tengah 400 anak yatim yang hadir. Mereka disambut layaknya keluarga sendiri. Tak ada sekat antara petinggi partai dan warga biasa; semua lebur dalam satu saf kemanusiaan.

Mengetuk Berkah Melalui Santunan

Lutfi Achmad, sosok yang memimpin DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi, nampak hadir dengan senyum teduh. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan cara membasuh jiwa di bulan yang penuh ampunan.

“Ramadhan adalah bulan di mana keberkahan mengalir deras. Kami ingin menjadikannya momentum untuk membasuh rasa peduli, berbagi peluk dengan mereka yang membutuhkan, dan mempererat silaturahmi yang mungkin sempat renggang oleh kesibukan duniawi,” ujar Lutfi dengan nada suara yang rendah dan tulus saat di wawancara awak media.

Sebanyak 400 paket santunan disebar, tak hanya di satu titik, namun menjangkau berbagai pelosok kota agar tak ada anak yatim yang merasa berjalan sendirian di bulan mulia ini.

Berbuka dalam Satu Doa

Puncak kekhusyukan terjadi saat azan magrib berkumandang. Di atas hamparan yang sederhana, semua duduk bersimpuh. Hidangan yang tersaji mungkin tak mewah, namun rasa syukur menjadikannya terasa istimewa. Kebersamaan itu mengalir tanpa sekat, memperlihatkan wajah politik yang lebih manusiawi dan religius.

Lutfi menegaskan bahwa langkah ini tidak akan berhenti saat hilal Idulfitri tiba. Ia bertekad agar kehadiran Gerindra di tengah masyarakat Kota Sukabumi selalu bisa menjadi penyejuk, layaknya seteguk air saat berbuka puasa.

Acara ditutup dengan doa bersama. Suara 

amin yang menggema pelan dari mulut-mulut kecil anak yatim itu seolah menjadi penutup yang sempurna, membawa harapan agar keberkahan Ramadan 1447 H senantiasa memayungi Kota Sukabumi dengan kedamaian dan kasih sayang.

***

Exit mobile version