PenaKu.ID – Masjid Jamie Nurul Ikhsan beserta bangunan Madrasah (Majelis Taklim) di Kampung Cicadas, RT 01/RW 05, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hangus dilalap api pada Kamis (7/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari bangunan Majelis Taklim. Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan masjid yang berada di dekatnya.
Api Cepat Membesar di Masjid Jamie Nurul Ikhsan
Kobaran api semakin membesar karena lokasi masjid tidak terhalang bangunan maupun pepohonan. Tiupan angin dari area persawahan membuat api dengan mudah menjalar hingga menghanguskan sebagian besar bangunan Masjid Jamie Nurul Ikhsan.
Warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut terkendala sulitnya memperoleh sumber air akibat musim kemarau yang tengah berlangsung.
“Warga berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Namun, lokasi yang jauh dari sumber air membuat api sulit dikendalikan hingga akhirnya tiga unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi,” ujar seorang warga.
Tiga Unit Damkar Diterjunkan
Tak lama setelah laporan diterima, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Ciranjang dan satu unit mobil pemadam dari Pabrik Puyen tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Komandan Regu (Danru) UMK Damkar Ciranjang, Asep Rahman, mengatakan pihaknya segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari pihak yayasan dan masyarakat.
Menurutnya, dua unit mobil pemadam diterjunkan dengan kekuatan lima personel Damkar serta dua relawan untuk menangani kebakaran tersebut.
Api di Masjid Jamie Nurul Ikhsan Berhasil Dipadamkan dalam Satu Jam
Asep Rahman mengungkapkan, proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam. Berkat kerja sama petugas dan warga, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan.
Berdasarkan keterangan pihak yayasan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.**
