Olahraga

Malut United Tak Terbendung, PSBS Biak Jadi Korban

Malut United Tak Terbendung, PSBS Biak Jadi Korban
Malut United Tak Terbendung, PSBS Biak Jadi Korban. /Instagram

PenaKu.ID – Malut United menunjukkan performa impresif saat menjamu PSBS Biak Numfor pada lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora Kie Raha, Minggu (4/1/2026), tim berjuluk Laskar Kie Raha itu berpesta gol dengan kemenangan telak 6-2 atas tim tamu.

Sejak peluit awal dibunyikan, Laskar Kie Raha tampil dominan. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat PSBS Biak kesulitan ke luar dari tekanan dan gagal membangun serangan dengan rapi. Keunggulan tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-16 melalui Gustavo Moreno de Franca yang memaksimalkan kelengahan lini pertahanan PSBS.

Dominasi Laskar Kie Raha terus berlanjut hingga akhir babak pertama. Yakob Sayuri menggandakan keunggulan pada menit ke-40 lewat penyelesaian tenang setelah menerima umpan terobosan dari sektor tengah. Skor 2-0 menutup paruh pertama pertandingan.

Memasuki babak kedua, Malut United tidak menurunkan intensitas permainan. Tyronne Del Pino mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-51, disusul gol David Aparecido da Silva lima menit berselang yang semakin memperlebar jarak.

Malut United Dominasi Laga

PSBS Biak sempat memberi perlawanan dengan mencetak gol melalui Damianus Adiman Putra pada menit ke-69. Namun, respons Malut United datang dengan cepat. Ciro Alves sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-77 untuk kembali menjauhkan keunggulan tuan rumah.

Tim tamu kembali menambah gol hiburan lewat Heri Susanto pada menit ke-80. Pesta gol Malut United ditutup oleh Frets Butuan yang mencetak gol di masa tambahan waktu, memastikan kemenangan besar di hadapan pendukung sendiri.

Secara statistik, Malut United unggul hampir di seluruh aspek permainan. Penguasaan bola yang dominan, jumlah peluang yang melimpah, serta efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor utama kemenangan. PSBS Biak beberapa kali mencoba mengandalkan serangan balik, namun lemahnya organisasi pertahanan membuat mereka terus berada di bawah tekanan.

Tambahan tiga poin ini membuat Malut United kini mengoleksi 34 poin dari 16 pertandingan dan bertahan di peringkat ketiga klasemen sementara, terus menjaga persaingan di papan atas. Sementara PSBS Biak masih tertahan di zona bawah dengan raihan 13 poin dari tiga kemenangan sepanjang musim.

Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menilai kemenangan tersebut lahir dari kerja sama tim dan kedisiplinan pemain dalam menjalankan instruksi. Di sisi lain, pelatih PSBS Biak, Kahudi Wahyu, mengakui anak asuhnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam memperbaiki konsistensi lini pertahanan.

Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa Malut United semakin matang dan layak diperhitungkan dalam persaingan perebutan gelar Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.** [tds]

Exit mobile version