Olahraga

Klasemen Liga 1 Panas: Kejutan dan Ancaman Degradasi

Klasemen Liga 1 Panas: Kejutan dan Ancaman Degradasi
Klasemen Liga 1 Panas: Kejutan dan Ancaman Degradasi. /Ilustrasi (istock)

PenaKu.ID – Persaingan Liga 1 BRI Super League musim 2025/2026 semakin menarik memasuki pekan-pekan krusial. Hingga pertengahan kompetisi, Borneo FC Samarinda masih mampu menjaga konsistensi dan bertahan di puncak klasemen liga 1 sementara.

Sejak awal musim, Pesut Etam tampil solid dengan laju kemenangan yang relatif stabil. Produktivitas lini serang yang tajam, ditopang organisasi pertahanan yang disiplin, menjadi kunci keberhasilan Borneo FC unggul dalam perolehan poin dari para pesaing terdekatnya.

Persib Bandung terus memberikan tekanan dari posisi kedua. Maung Bandung menjaga performa positif lewat sejumlah kemenangan penting, termasuk dalam laga-laga krusial yang berpengaruh langsung terhadap persaingan gelar. Dengan ritme permainan yang terjaga, Persib kini menjadi salah satu kandidat kuat juara jika mampu mempertahankan konsistensi hingga akhir musim mampu memuncaki klasemen liga 1.

Persija Jakarta juga masih berada dalam jalur perebutan titel. Meski sempat kehilangan poin di beberapa pertandingan, Macan Kemayoran tetap kompetitif. Keuntungan Persija terletak pada jumlah pertandingan yang relatif lebih sedikit dibandingkan beberapa rival, membuka peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen liga 1.

Ancaman Klasemen Liga 1 untuk Klub Papan Atas

Kejutan datang dari Malut United. Tim promosi ini menunjukkan kapasitas sebagai penantang serius di papan atas, bukan sekadar pelengkap kompetisi. Kombinasi hasil imbang dan kemenangan atas tim-tim mapan membuat Malut United bertahan di zona empat besar.

Persaingan di papan tengah berlangsung tak kalah ketat. Persita Tangerang, PSIM Yogyakarta, dan PSM Makassar saling berdekatan dalam perolehan poin. Selisih yang tipis membuat perubahan posisi klasemen sangat mungkin terjadi hanya dalam satu pekan pertandingan.

Sementara itu, tekanan justru dirasakan tim-tim di zona bawah. Persijap Jepara, Semen Padang FC, dan Persis Solo masih berjuang keras menjauh dari ancaman degradasi. Minimnya raihan kemenangan membuat situasi kian sulit, terutama menjelang fase penentuan kompetisi.

Dengan sisa pertandingan yang masih panjang, peta persaingan Liga 1 BRI Super League 2025/2026 belum sepenuhnya terbentuk. Konsistensi permainan, kedalaman skuad, serta kecermatan strategi pelatih akan menjadi faktor penentu apakah dominasi Borneo FC mampu bertahan, atau justru dipatahkan para rival di pekan-pekan berikutnya.** [teds]

Exit mobile version