PenaKu.ID – Di tengah hiruk-pikuk pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor, terselip sebuah kisah inspiratif yang menggetarkan hati sekaligus membakar semangat.
Keterbatasan fisik tak pernah menjadi dinding pembatas bagi seseorang untuk mendedikasikan diri dan menorehkan prestasi terbaik bagi bangsa.
Adalah M. Arief Budiman, S.Kesos, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) penyandang disabilitas netra (tunanetra) yang membuktikan bahwa dedikasi dan kerja keras jauh melampaui segala keterbatasan fisik yang dimilikinya.
Bertempat di Pendopo Bupati Bogor pada Kamis, (16/7/2026), M. Arief Budiman resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan (Kasi Ekbang) pada Kecamatan Cibinong. Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah personal sekaligus bukti nyata inklusivitas di tubuh Pemerintah Kabupaten Bogor.
Perjalanan Panjang M.Arief Budiman Penuh Dedikasi di Pemerintahan Kabupaten BogorÂ
Langkah Arief hingga mencapai posisi struktural ini tidaklah instan. Memulai pengabdiannya dengan status Terhitung Mulai Tanggal (TMT) PNS pada tahun 2020, ia memiliki rekam jejak kerja keras yang panjang, bahkan jauh sebelum menyandang status abdi negara.
Sebelumnya, ia sempat mengabdi sebagai tenaga honorer guru komputer di sekolah luar biasa (SLB) khusus tunanetra hingga tahun 2018. Kiprahnya yang dinamis juga membawanya mencicipi dunia korporat sebagai telemarketing di Bank Permata.
Di lingkungan Pemkab Bogor, Arief menghabiskan waktu hampir 5 tahun lamanya di Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappenda/Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor sebagai staf perencana.
Dari sana, ia melangkah ke Sekretariat Daerah (Setda) pada tahun 2025, mengabdi di Kelurahan Ciriung sebagai Plt. Lurah, hingga akhirnya hari ini dipercaya memegang kendali sektor perekonomian dan pembangunan di Kecamatan Cibinong.
Prinsip Arief Budiman, Keterbatasan Bukan Penghalang Untuk DirinyaÂ
Ditemui usai pelantikan dengan setelan jas hitam rapi dan peci, raut wajah Arief memancarkan ketenangan sekaligus ketegasan. Dengan rendah hati, ia menegaskan bahwa komitmen kerja totalitas adalah kunci utamanya dalam bekerja.
“Prinsip saya, keterbatasan itu bukan penghalang. Apa yang bisa saya lakukan, saya lakukan secara optimal dan maksimal sesuai kemampuan saya. Kerja totalitas saja,” ujar Arief mantap.
Ia juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan daerah. Baginya, penunjukan ini merupakan bukti nyata bahwa kinerja dan kapabilitasnya dihargai secara profesional tanpa memandang sebelah mata kondisi fisiknya.
“Alhamdulillah, ternyata pimpinan pun melihat hal itu (kinerja dan dedikasi). Dari Bappeda, ke Kelurahan Ciriung, sempat menjadi Plt. Lurah, dan sekarang dipercaya menjadi Kasi Ekbang di Kecamatan Cibinong,” tambahnya bersahaja.
Simbol Inklusivitas di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten BogorÂ
Kehadiran M. Arief Budiman di jajaran pejabat struktural Kecamatan Cibinong menepis stigma negatif tentang keterbatasan penyandang disabilitas di sektor publik. Langkah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memberikan ruang setara bagi penyandang disabilitas patut diapresiasi tinggi.
Kisah Arief adalah pengingat bagi seluruh ASN dan masyarakat luas: bahwa di mana ada integritas, kerja keras, dan komitmen untuk melayani, di situ pula jalan pengabdian akan selalu terbuka lebar tanpa batas.***







