Internasional

Ketegangan Nuklir: Trump Tolak Usulan Perjanjian New START dari Putin

Ketegangan Nuklir: Trump Tolak Usulan Perjanjian New START dari Putin
Ketegangan Nuklir: Trump Tolak Usulan Perjanjian New START dari Putin/(instagram)

PenaKu.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi menolak tawaran Vladimir Putin untuk memperpanjang perjanjian pembatasan senjata nuklir strategis, New START.

Trump menegaskan bahwa perjanjian lama yang dirancang pada 2010 tersebut sudah usang dan tidak menguntungkan posisi Amerika Serikat. Penolakan ini menandai babak baru ketidakpastian dalam stabilitas keamanan global.

Keinginan Trump untuk Perjanjian yang Lebih Modern

Trump menyatakan bahwa ia lebih memilih untuk merumuskan perjanjian baru yang melibatkan pakar nuklir guna menciptakan kesepakatan yang lebih kuat dan tahan lama.

Salah satu poin krusial yang ia tekankan adalah keinginan untuk melibatkan China dalam diskusi pengendalian senjata, meskipun hingga kini pihak Beijing masih menunjukkan keengganan untuk bergabung.

Rusia Menyesal dengan Keputusan Trump

Berakhirnya New START memicu kekhawatiran dunia akan terjadinya perlombaan senjata nuklir seperti era Perang Dingin. Sementara Rusia mengaku menyesal atas keputusan AS tersebut, mereka menegaskan akan tetap mengedepankan kepentingan nasional dalam menjaga stabilitas nuklir.

Dunia kini menunggu apakah diplomasi baru bisa terbentuk atau justru ancaman nuklir akan semakin meningkat.**

Exit mobile version