PenaKu.ID – Penanganan dampak bencana alam tidak sebatas pada penyerahan bantuan fisik dan logistik semata.
Komitmen inilah yang dibuktikan oleh tim relawan Komunitas Polisi Baik Polres Bogor saat menerjunkan aksi kepedulian psikososial bagi anak-anak terdampak bencana di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tim yang dipimpin oleh IPDA Rohadi, Brigadir Carolina, dan Briptu Rian Fauzi tersebut hadir langsung di tengah-tengah warga pengungsi, membawa misi kemanusiaan yang menyentuh sisi pemulihan mental masyarakat terdampak.
Misi Kemanusiaan Lintas Pulau dan Pendistribusian Donasi Polres Bogor
Kehadiran jajaran Polres Bogor di NTT tidak hanya berfokus pada pendampingan moral, tetapi juga membawa amanah donasi kemanusiaan senilai Rp100 juta. Bantuan tersebut merupakan hasil patungan sukarela selama sepekan yang dikumpulkan oleh seluruh anggota Polres Bogor.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, tim relawan Polres Bogor berkolaborasi erat dengan para mahasiswa asal NTT yang berada di Bogor untuk memastikan seluruh proses pendistribusian berjalan tepat sasaran.
Aksi Trauma Healing Hadirkan Keceriaan di Posko Kisol
Fokus utama aksi kepedulian ini menyasar sebanyak 30 anak korban bencana yang bertahan di Posko Pengungsian Kisol, Kecamatan Kota Komba. Dipimpin langsung oleh personel wanita Polres Bogor, Brigadir Carolina, kegiatan pemulihan trauma (trauma healing) disambut antusias dan suka cita oleh anak-anak di lokasi pengungsian.
Berbagai kegiatan interaktif digelar untuk menghibur mereka, mulai dari bernyanyi bersama, berdoa, sesi tanya jawab berhadiah, hingga aneka permainan edukatif. Metode ini dirancang khusus guna memulihkan kondisi psikologis anak-anak agar kecemasan serta memori traumatis akibat bencana tidak mengganggu masa depan mereka.
Pemulihan Mental Generasi Penerus Jadi Perhatian Utama Kapolres Bogor
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan inisiatif personelnya di lapangan.
“Aspek kesehatan mental anak-anak pascabencana adalah hal mendasar yang harus digarap secara serius,” Tegas AKBP Wikha.
Menurutnya, penanganan bencana yang komprehensif harus mampu menyentuh sisi kebahagiaan anak-anak sebagai generasi penerus.
“Melalui sinergi bantuan fisik dan aksi trauma healing ini, Polres Bogor berharap dapat membangun kembali harapan baru serta mempercepat pemulihan menyeluruh bagi masyarakat Kecamatan Kota Komba,” pungkasnya.***










