PenaKu.ID – Pola pikir menganggap kekuasaan sebagai milik pribadi adalah akar ketimpangan sosial. Padahal, pada hakikatnya, setiap pemimpin hanyalah pemegang amanah yang harus melayani orang lain. Penting untuk selalu ingat bahwa kewenangan bukan hak milik, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Mari mendalami prinsip wewenang bukan hak milik, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Mengubah Paradigma Bahwa Kekuasaan
Seorang pemimpin harus sadar bahwa ia adalah pelayan masyarakat. Jika paradigma wewenang bukan hak milik, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan tertanam, setiap keputusan akan diambil demi kemaslahatan bersama.
Ia akan merasa diawasi oleh tanggung jawab moral, yang merupakan bentuk integritas tertinggi seorang penguasa.
Tanggung Jawab Kekuasaan
Pertanggungjawaban dilakukan setiap hari melalui transparansi dan kejujuran. Jika seseorang menyadari bahwa wewenagn bukan hak milik, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, ia akan lebih berhati-hati.
Tidak ada takhta yang abadi, namun jejak kebaikan akan selalu dikenang. Jadikan sebuah wewenang sebagai ladang pengabdian, bukan alat menumpuk kejayaan pribadi.**
