Religi

Kapan Malam Lailatul Qadar? Ini Penjelasan Al-qur’an dan Hadis Rasulullah

×

Kapan Malam Lailatul Qadar? Ini Penjelasan Al-qur’an dan Hadis Rasulullah

Sebarkan artikel ini
Kapan Malam Lailatul Qadar? Ini Penjelasan Al-qur’an dan Hadis Rasulullah
Kapan Malam Lailatul Qadar? Ini Penjelasan Al-qur’an dan Hadis Rasulullah. /Ilustrasi (pixabay)

PenaKu.ID – Umat Islam di berbagai belahan dunia setiap Ramadan menantikan datangnya malam Lailatul Qadar. Malam yang dikenal sebagai malam seribu bulan ini diyakini memiliki keutamaan luar biasa karena nilai ibadah yang dilakukan pada malam tersebut disebut lebih baik dibandingkan ibadah selama puluhan tahun.

Meski memiliki kemuliaan besar, waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak pernah disebutkan secara tegas dalam Al-qur’an maupun hadis. Para ulama menjelaskan bahwa Allah SWT sengaja merahasiakan waktu tersebut agar umat Islam terdorong untuk meningkatkan ibadah, khususnya pada penghujung bulan Ramadan.

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar dalam Al-qur’an

Kemuliaan malam Lailatul Qadar dijelaskan dalam Surah Al-Qadr. Dalam ayatnya disebutkan bahwa Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada malam tersebut.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-qur’an) pada malam Lailatul Qadar.” (QS. Al-Qadr: 1)

Allah SWT juga menegaskan besarnya keutamaan malam tersebut dalam firman-Nya:

“Malam Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Ayat ini menunjukkan bahwa pahala ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar nilainya dapat melampaui ibadah selama 1.000 bulan atau sekitar 83 tahun.

Pada malam yang penuh kemuliaan itu, para malaikat bersama Malaikat Jibril turun ke bumi membawa berbagai keberkahan hingga menjelang fajar.

“Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu hingga terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 4-5)

Petunjuk Rasulullah tentang Malam Lailatul Qadar

Rasulullah SAW memberikan petunjuk kepada umat Islam untuk mencari malam Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis lain, Nabi Muhammad SAW juga menyebutkan bahwa malam tersebut lebih berpeluang terjadi pada malam-malam ganjil di periode tersebut.

“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadan.” (HR. Bukhari)

Karena itu, malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan sering disebut sebagai waktu yang paling berpotensi terjadinya Lailatul Qadar.

Perkiraan Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026

Jika merujuk pada perkiraan kalender Ramadan 1447 Hijriah yang diprediksi berlangsung pada Februari hingga Maret 2026, maka sepuluh malam terakhir Ramadan diperkirakan jatuh pada awal hingga pertengahan Maret 2026.

Sejumlah malam ganjil yang diperkirakan berpotensi menjadi Lailatul Qadar antara lain:

Malam ke-21 Ramadan

Malam ke-23 Ramadan

Malam ke-25 Ramadan

Malam ke-27 Ramadan

Malam ke-29 Ramadan

Di antara malam-malam tersebut, sebagian ulama berpendapat malam ke-27 memiliki kemungkinan yang cukup kuat. Namun demikian, tidak ada dalil yang memastikan tanggal pastinya.

Hikmah Dirahasiakannya Malam Lailatul Qadar

Para ulama menjelaskan bahwa dirahasiakannya waktu Lailatul Qadar memiliki hikmah agar umat Islam tidak hanya beribadah pada satu malam tertentu. Dengan ketidakpastian tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan.

Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain memperbanyak salat malam, membaca Al-qur’an, berzikir, berdoa, serta memperbanyak istighfar.

Dengan memperbanyak ibadah pada periode tersebut, umat Islam memiliki peluang lebih besar untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar yang dalam Al-qur’an disebut sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan.** (tds)