PenaKu.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor menyambut positif pelantikan Komisariat dan Musyawarah Kerja Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor yang digelar hari ini.
Kehadiran BMPS dinilai memiliki peran strategis dalam menopang keberlangsungan dan kualitas dunia pendidikan di Bumi Tegar Beriman.
Kadisdik Kabupaten Bogor Apresiasi Pelantikan BMPS
“Alhamdulillah, hari ini ada pelantikan Komisariat dan Musyawarah Kerja BMPS Kabupaten Bogor. Ini adalah hal yang sangat positif bagi dunia pendidikan kita. Selama ini, BMPS dan sekolah-sekolah swasta telah banyak membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan serta penyelenggaraan pendidikan yang merata,” ujar Rusliandy Kadisdik Kabupaten Bogor saat ditemui usai acara, Sabtu (23/5/2026).
Lebih lanjut, Kadisdik menekankan pentingnya sinergi dan penyelarasan program antara Dinas Pendidikan dengan sekolah swasta. Salah satu fokus kolaborasi yang sedang digodok adalah program intervensi kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan, khususnya pemberian beasiswa bagi siswa kurang mampu.
Penyelarasan Program dan Kolaborasi Beasiswa Desil 1 & 2
Sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Penjabat Bupati Bogor sebelumnya, program beasiswa ini ditargetkan menyasar masyarakat yang berada pada kategori Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desil 1 dan Desil 2.
“Kita targetkan ada kolaborasi, misalnya program beasiswa untuk siswa yang mau masuk SMP Negeri atau siswa kita yang berada di kategori desil 1 dan 2. Ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Pak Bupati sebelumnya agar tidak ada anak di Kabupaten Bogor yang putus sekolah,” jelasnya.
Persiapan PPDB Juni: Tetap Gunakan 4 Jalur Resmi
Menjelang tahun ajaran baru, Kadisdik juga memberikan bocoran terkait pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Kabupaten Bogor yang dijadwalkan akan bergulir pada bulan depan.
“Nanti di bulan Juni, SPMB sudah dimulai. Untuk mekanisme detailnya akan segera kita sampaikan secara resmi kepada masyarakat dalam waktu dekat,” ungkap Kadisdik.
Meski teknis detailnya masih dimatangkan, Kadisdik memastikan bahwa sistem pendaftaran tahun ini tidak banyak berubah dan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku secara nasional. Masyarakat dapat memanfaatkan empat jalur utama yang telah disediakan.
“Untuk jalur pendaftaran masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu melalui jalur mutasi, afirmasi, zonasi, dan jalur prestasi,” pungkasnya.***
