PenaKu.ID – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijana, menekankan pentingnya keterbukaan informasi terkait pengelolaan seluruh anggaran desa di wilayah Kabupaten Bogor.
Hal ini disampaikan untuk meluruskan persepsi mengenai kewajiban publikasi anggaran yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Metode Publikasi yang Beragam Pemerintahan Desa di Kabupaten Bogor
Hadijana menjelaskan bahwa sesuai dengan regulasi yang berlaku, setiap pemerintah desa wajib mempublikasikan anggaran mereka. Namun, ia menggarisbawahi bahwa media publikasi tidak terbatas pada satu platform saja.
“Ketentuannya memang harus dipublikasikan, namun pemahaman publikasi itu bermacam-macam. Bisa melalui media cetak, media elektronik, media sosial, atau bahkan melalui baliho yang dipasang di desa tersebut,” ujar Kadis DPMD Kabupaten Bogor Saat Menghadiri Acara di Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Selasa (6/1/2026).
Respons Terhadap Tekanan Pihak Luar
Dalam kesempatan tersebut, Hadijana juga menyoroti adanya tekanan dari kelompok-kelompok tertentu yang mencoba memaksakan agar desa mempublikasikan anggaran melalui media-media spesifik pilihan mereka.
Ia menegaskan bahwa selama desa sudah melakukan publikasi sesuai regulasi, misalnya melalui baliho besar yang merinci penerimaan dan pengeluaran APBDes, maka desa tersebut telah memenuhi kewajiban transparansinya.
“Ada beberapa pihak yang memaksakan agar desa mempublikasikan melalui media tertentu. Padahal dalam regulasinya, medianya boleh apa saja,” tambahnya.
Adaptasi ke Era Digital
Meski baliho fisik dianggap sudah cukup secara aturan, Hadijana tetap menyarankan agar desa mulai aktif memanfaatkan media sosial mengingat saat ini sudah memasuki era digital. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa belum semua perangkat desa memiliki penguasaan teknologi yang seragam.
Sebagai contoh di Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pemasangan baliho APBDes yang memuat rincian anggaran secara transparan sudah merupakan bentuk publikasi yang sah dan dapat diakses langsung oleh warga sekitar.***
