PenaKu.ID – Banyak orang terjebak dalam rasa lelah karena memberikan segalanya untuk hal yang tidak memberikan timbal balik positif.
Berkorban memang mulia, namun jika dilakukan untuk sesuatu yang sia-sia, itu hanyalah pemborosan energi dan emosi.
Mengenali Tanda Berkorban yang Tidak Sehat
Langkah pertama dalam Shortcut Thinking adalah mengidentifikasi apakah investasi waktu Anda sepadan dengan hasilnya.
Jika Anda terus memberi namun merasa semakin kosong, itu tandanya Anda harus berhenti. Jangan biarkan rasa bersalah memaksa Anda bertahan di situasi yang merugikan kesehatan mental.
Berani Berkata Tidak demi Diri Sendiri Saat Berkorban
Mengambil keputusan untuk berhenti berkorban bukanlah bentuk keegoisan, melainkan bentuk self-love.
Fokuslah pada hal-hal yang mendukung pertumbuhan pribadi Anda agar energi yang dikeluarkan memberikan dampak nyata bagi masa depan.**
