PenaKu.ID – Sejumlah wilayah di DKI Jakarta sempat dilanda pemadaman listrik pada Kamis (9/4/2026) sore hingga malam. Insiden ini terjadi bertepatan dengan jam sibuk, sehingga berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat dan layanan publik.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengungkapkan, gangguan disebabkan oleh masalah pada sistem kelistrikan yang melibatkan beberapa gardu induk. Akibatnya, aliran listrik di sejumlah kawasan terhenti secara tiba-tiba.
Pemadaman mulai terjadi sekitar pukul 17.57 WIB. Sejumlah wilayah yang terdampak di antaranya Kebon Jeruk, Mampang, Karet, hingga Kebayoran. Pasokan listrik kemudian berangsur pulih dalam waktu kurang dari dua jam.
Dampak pemadaman tidak hanya dirasakan di kawasan permukiman, tetapi juga menjalar ke fasilitas umum. Sejumlah lampu lalu lintas dilaporkan padam, memicu kemacetan di beberapa ruas jalan utama. Penerangan jalan serta aktivitas di gedung perkantoran juga sempat terganggu.
MRT Jakarta Terdampak
Di sektor transportasi, layanan MRT Jakarta turut terdampak. Beberapa stasiun mengalami pemadaman sementara yang menyebabkan fasilitas seperti eskalator dan lift tidak berfungsi. Pihak MRT menyatakan gangguan tersebut berasal dari pasokan listrik eksternal.
PLN menyebut telah menurunkan tim teknis untuk melakukan penanganan cepat di lapangan. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap hingga sebagian besar wilayah kembali menikmati aliran listrik normal sekitar pukul 20.00 WIB.
Selama kejadian, keluhan warga ramai bermunculan di media sosial. Warga mengeluhkan kondisi gelap di kawasan padat penduduk hingga terganggunya mobilitas akibat padamnya lampu lalu lintas.
PLN memastikan gangguan bersifat sementara dan telah berhasil diatasi. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kanal resmi, seperti aplikasi PLN Mobile, guna memperoleh informasi terbaru terkait layanan kelistrikan.** (tds)











