Pemerintahan

Ironi Konflik Agraria Desa Sukawangi Kabupaten Bogor: Disambangi Kementerian, Dilupakan Bupatinya Sendiri!!!

Ironi Konflik Agraria Desa Sukawangi Kabupaten Bogor: Disambangi Kementerian, Dilupakan Bupatinya Sendiri!!!
Konflik Agraria Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. (Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Konflik agraria di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus memanas. 

Namun, di tengah perjuangan warga mempertahankan ruang hidupnya, sosok orang nomor satu di Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, justru dinilai absen di lapangan.

Hingga saat ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto diketahui belum pernah turun langsung ke Desa Sukawangi untuk menemui warga yang terdampak konflik lahan tersebut. 

Hal ini memicu kekecewaan warga, mengingat jajaran otoritas dari tingkat pusat hingga provinsi justru sudah hadir meninjau lokasi.

Kontras Kehadiran Pejabat Pusat dan Daerah yaitu Bupati Bogor Dipertanyakan 

Perbedaan perhatian antara pemerintah pusat dan daerah terlihat sangat kontras. Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah pihak berwenang telah melakukan peninjauan langsung ke Sukawangi, di antaranya.

• DPR RI: Telah mengutus perwakilan untuk menyerap aspirasi warga dan melihat batas wilayah yang disengketakan.

• Pemerintah Provinsi Jawa Barat: Pihak Gubernur telah mengirim tim untuk melakukan koordinasi kewilayahan.

• Kementerian LHK: Tim dari kementerian terkait sudah turun untuk melakukan verifikasi faktual di lapangan.

Harapan Warga Desa Sukawangi yang Terabaikan

Ketidakhadiran Bupati Bogor di lokasi konflik dianggap sebagai bentuk kurangnya kepekaan pemerintah daerah terhadap persoalan krusial yang menimpa rakyatnya sendiri.

“Kami sudah dikunjungi orang-orang dari Jakarta (DPR dan Kementerian), bahkan dari Bandung (Provinsi) sudah ada perhatian. Tapi Pak Bupati yang wilayahnya di sini malah belum pernah terlihat menginjakkan kaki di Sukawangi untuk bicara dengan kami,” ujar Burhanuddin salah satu tokoh masyarakat Desa Sukawangi kepada PenaKu.ID, Selasa (20/1/2026).

Akar Masalah Desa Sukawangi

Kasus ini bermula dari klaim kawasan hutan oleh Kementerian Kehutanan yang tumpang tindih dengan pemukiman dan lahan garapan warga yang sudah ditempati selama puluhan tahun. 

Warga menuntut kepastian hukum dan legalitas atas tanah mereka, namun proses mediasi di tingkat kabupaten dinilai berjalan lambat tanpa kepemimpinan langsung dari kepala daerah di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pendopo Bupati Bogor mengenai alasan Rudy Susmanto belum melakukan kunjungan kerja ke titik konflik di Desa Sukawangi.***

Exit mobile version