PenaKu.ID – iQOO resmi memperkenalkan smartphone terbarunya, iQOO Neo 12, di pasar China pada 28 Oktober 2026. Ponsel ini hadir dengan spesifikasi kelas atas yang menitikberatkan pada performa, termasuk penggunaan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar AMOLED 2K dengan refresh rate 185Hz, serta baterai berkapasitas 9.000mAh.
Tidak hanya mengandalkan spesifikasi dapur pacu, iQOO juga menyematkan sejumlah teknologi pendukung untuk menunjang pengalaman bermain game. Salah satunya adalah sistem pendingin aktif yang dilengkapi kipas internal, sebuah fitur yang menjadi pembeda perangkat ini di kelasnya.
Kehadiran iQOO Neo 12 sekaligus memperlihatkan keseriusan perusahaan dalam menggarap segmen smartphone berperforma tinggi, terutama bagi pengguna yang membutuhkan perangkat untuk menjalankan game dan aplikasi berat.
Spesifikasi iQOO Neo 12 Mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Sektor performa menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan iQOO Neo 12. Smartphone ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 besutan Qualcomm yang dipadukan dengan chip gaming khusus Q3 buatan iQOO.
Kombinasi kedua prosesor tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan pengolahan grafis sekaligus menjaga kestabilan kinerja perangkat ketika menjalankan aplikasi dengan kebutuhan sumber daya tinggi.
Untuk mendukung kinerja chipset, iQOO menyediakan RAM LPDDR5X Ultra dan media penyimpanan UFS 4.1. Konsumen dapat memilih konfigurasi RAM 12GB atau 16GB dengan kapasitas penyimpanan internal hingga 1TB.
Dukungan komponen tersebut menjadikan iQOO Neo 12 memiliki kapasitas memori yang memadai untuk kebutuhan multitasking, menjalankan aplikasi berat, hingga bermain game dengan pengaturan grafis tinggi.
Layar AMOLED 2K Hadir dengan Refresh Rate 185Hz
Pada bagian depan, iQOO Neo 12 mengusung panel AMOLED datar berukuran 6,83 inci. Layar tersebut memiliki resolusi 3200 x 1440 piksel atau setara 2K.
Salah satu spesifikasi yang paling menonjol adalah dukungan refresh rate hingga 185Hz. Tingkat penyegaran tersebut memungkinkan tampilan animasi dan pergerakan gambar terlihat lebih mulus, khususnya ketika menjalankan permainan yang mendukung refresh rate tinggi.
Tidak hanya unggul dalam kelancaran visual, panelnya juga mendukung reproduksi 10,7 miliar warna dengan tingkat kecerahan HBM mencapai 2.200 nits.
Untuk meningkatkan efisiensi konsumsi daya, iQOO turut menggunakan teknologi layar Sky Mirror yang mengandalkan material emisi cahaya pTSF generasi terbaru. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi cahaya sekaligus membantu menekan penggunaan energi.
Dengan kombinasi resolusi tinggi, refresh rate cepat, dan tingkat kecerahan tersebut, layar iQOO Neo 12 dirancang untuk memenuhi kebutuhan gaming maupun menikmati konten multimedia.
Sistem Pendingin iQOO Neo 12 Dilengkapi Kipas Internal
Selain chipset dan layar, sistem pengelolaan suhu menjadi perhatian khusus iQOO pada perangkat terbarunya ini.
iQOO Neo 12 mengandalkan teknologi pendingin Ice Dome yang menggabungkan mekanisme pendinginan aktif dan pasif. Sistem tersebut dilengkapi kipas internal berukuran 17 x 17 mm yang bekerja bersama vapor chamber seluas 8.200 mm².
Kombinasi komponen tersebut dirancang untuk membantu mengalirkan dan membuang panas ketika perangkat digunakan dalam aktivitas intensif, termasuk bermain game dalam durasi panjang.
Pengguna juga dapat menyesuaikan kinerja kipas melalui tiga pilihan pengaturan, yaitu mode rendah kebisingan, mode pintar, dan mode kecepatan tinggi.
Keberadaan kipas pendingin internal menjadi salah satu fitur menarik pada iQOO Neo 12. Pasalnya, sistem pendingin aktif seperti ini memberikan pendekatan berbeda dibandingkan smartphone yang hanya mengandalkan vapor chamber konvensional.
Baterai 9.000mAh Didukung Pengisian Cepat 100W
Untuk urusan daya, iQOO membekali Neo 12 dengan baterai berkapasitas tipikal 9.000mAh. Kapasitas tersebut tergolong besar dan menjadi salah satu aspek yang ditonjolkan pada smartphone ini.
Baterainya menggunakan teknologi anoda silikon generasi kelima dengan desain single-cell. Sementara itu, pengisian ulang didukung teknologi fast charging berdaya 100W.
Berdasarkan hasil pengujian internal perusahaan, baterai tersebut diklaim mampu mendukung aktivitas bermain game MOBA hingga 11,6 jam. Adapun untuk pemutaran video pendek, daya tahannya disebut dapat mencapai 29,9 jam.
Meski demikian, angka tersebut merupakan klaim berdasarkan pengujian internal produsen. Hasil penggunaan sebenarnya dapat berbeda, bergantung pada tingkat kecerahan layar, kondisi jaringan, aplikasi yang dijalankan, serta intensitas aktivitas pengguna.
Kamera Utama 50MP dengan Sensor Sony dan OIS
Meski lebih menonjolkan kemampuan gaming, sektor fotografi iQOO Neo 12 tetap mendapatkan perhatian.
Pada bagian belakang, terdapat kamera utama 50MP yang menggunakan sensor Sony IMX921. Kamera ini telah dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS) untuk membantu mengurangi efek guncangan ketika mengambil gambar.
Kamera utama tersebut ditemani sensor ultrawide 8MP yang memungkinkan pengguna mengambil foto dengan cakupan sudut pandang lebih luas.
Sementara itu, kebutuhan swafoto dan panggilan video ditangani kamera depan beresolusi 16MP.
Dari sisi kemampuan perekaman, kamera utamanya juga mendukung video hingga resolusi 8K berdasarkan spesifikasi yang dipublikasikan oleh produsen.
Harga iQOO Neo 12 di China
iQOO menghadirkan Neo 12 dalam lima pilihan konfigurasi RAM dan penyimpanan di pasar China. Setiap varian ditawarkan dengan harga berbeda sesuai kapasitas memori yang tersedia.
Berikut daftar harga resmi iQOO Neo 12 di China:
Konfigurasi
Harga
12GB + 256GB
4.399 yuan
16GB + 256GB
4.799 yuan
12GB + 512GB
5.099 yuan
16GB + 512GB
5.499 yuan
16GB + 1TB
6.499 yuan
Untuk pilihan tampilan, perangkat ini tersedia dalam tiga varian warna, yakni Zhengfeng, Shadow Black, dan Frost Blade Blue.
Pada sektor perangkat lunak, iQOO Neo 12 menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 17. Sejumlah fitur pendukung lainnya juga tersedia, meliputi NFC, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, sensor sidik jari ultrasonik 3D, serta speaker stereo.
Kapan iQOO Neo 12 Masuk Indonesia?
Setelah diperkenalkan di China, pertanyaan berikutnya adalah mengenai kemungkinan kehadiran iQOO Neo 12 di pasar internasional, termasuk Indonesia.
Hingga 1 November 2026, belum ada pengumuman resmi dari iQOO mengenai jadwal peluncuran global maupun kepastian pemasaran perangkat tersebut di Indonesia.
Karena itu, konsumen di luar China masih perlu menunggu informasi lebih lanjut dari perusahaan terkait ketersediaan dan harga resmi di masing-masing negara.
Secara keseluruhan, iQOO Neo 12 menawarkan kombinasi spesifikasi yang berorientasi pada performa tinggi. Penggunaan Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar AMOLED 2K 185Hz, sistem pendingin dengan kipas internal, serta baterai 9.000mAh menjadi sejumlah daya tarik utamanya.
Namun, spesifikasi di atas kertas belum sepenuhnya menggambarkan kemampuan perangkat dalam penggunaan nyata. Pengujian independen masih diperlukan untuk mengetahui kestabilan performa saat bermain game, efektivitas sistem pendingin, serta ketahanan baterai dalam pemakaian sehari-hari.** (tds)
