PenaKu.ID – Atmosfer panas dan gemuruh sorak penonton menyelimuti arena kejuaraan Taekwondo Sukabumi Challenge 2 KONI Cup. Turnamen bergengsi yang menjadi ajang pembuktian bagi para taekwondoin (atlet taekwondo) muda berbakat dari Kabupaten Sukabumi hingga Kabupaten Cianjur ini sukses digelar dengan tensi kompetisi yang tinggi dan menjunjung tinggi sportivitas.
Diketahui, dalam Event Kejuaraan Sukabumi Challenge 2 kali ini klub Elite Taekwondo Kingdom tampil mengganas di atas tatami. Mereka sukses menumbangkan dominasi lawan dan keluar sebagai Juara Umum di dua kategori bergengsi sekaligus, yakni kategori Pemula dan Kategori Prestasi.
Sejak babak penyisihan hingga partai final, jual-beli tendangan chagi yang bertenaga dan akurat terus tersaji. Elite Kingdom tampil superior dengan memborong medali dalam jumlah fantastis.
Pada kategori Juara Umum Pemula, Elite Kingdom kokoh di puncak dengan raihan 41 emas, 34 perak, dan 11 perunggu. Posisi kedua diamankan oleh tuan rumah
Taekwondo Indonesia Kabupaten Sukabumi (11 emas, 11 perak, 19 perunggu), disusul oleh Tim EVO Kabupaten Sukabumi di peringkat ketiga (11 emas, 8 perak, 14 perunggu).
Ketangguhan Elite Kingdom kembali teruji di kategori Juara Umum Prestasi.
Mengandalkan teknik-teknik tinggi dan fisik yang prima, mereka kembali menyabet trofi Juara Umum 1 dengan 22 emas, 11 perak, dan 1 perunggu. Taekwondo Indonesia Kabupaten Sukabumi harus puas di posisi kedua (6 emas, 8 perak, 3 perunggu), sementara posisi ketiga diraih oleh Juang Taekwondo Club (5 emas, 3 perak, 1 perunggu).
Panggung Sukabumi Challenge 2 juga menjadi saksi lahirnya bintang baru. Atlet muda berbakat asal Kota Sukabumi, Azka Aufa, dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Putra, sementara predikat Atlet Terbaik Putri berhasil disabet oleh Raina berkat performa
impresifnya di atas matras.
Ketua Panitia Sukabumi Challenge 2, Dipas Gumelar, menyatakan rasa syukur atas suksesnya gelaran ini. Demi memotivasi para atlet, pihak panitia yang didukung oleh berbagai sponsor, termasuk Bank BJB, memberikan dana pembinaan tunai yang cukup menggiurkan.
- Juara Umum 1 Prestasi: Dana pembinaan sebesar Rp3.500.000,-
- Juara Umum 1 Pemula: Dana pembinaan sebesar Rp3.000.000,-
- Juara Umum Favorit: Dana pembinaan sebesar Rp1.000.000,-
“Ini menjadi motivasi bagi kalian. Yang belum menang maupun yang sudah menang, ini adalah pengalaman berharga dari hasil kerja keras kalian,” ujar Dipas Gumelar saat di wawancara awak media, Minggu (24/5/2026).
Sementara itu, Ketua KONI Kota Sukabumi, Yosef Mahdi Yunansyah memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya pertandingan yang dinilai sangat adil dan bersih. Kehadiran wasit dan juri tingkat provinsi hingga nasional memastikan setiap poin yang diraih atlet bersifat objektif dan fair play.
“Pertandingan berjalan sangat sportif, tidak ada yang memihak sebelah. Harapan kami, mereka ini akan dipersiapkan menjadi atlet profesional dari Kota Sukabumi untuk masa depan. Targetnya jelas: Porprov, Porda, Popda, PON, hingga menembus tingkat internasional,” singkat Yosef.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengcab Taekwondo Kota Sukabumi, Deni Ramdani, memberikan suntikan motivasi mendalam yang menjadi esensi sejati dari filosofi taekwondo tentang kerendahan hati dan pantang menyerah.
“Pesan saya untuk memotivasi anak didik kita semua: mohon yang menang tidak jumawa (sombong), dan yang kalah jangan berkecil hati. Teruslah berlatih, karena berkat latihan keraslah kalian akhirnya akan berdiri tegak sebagai seorang juara,” pungkas Deni Ramdani.
Sukabumi Challenge 2 telah usai, namun genderang perang di atas matras taekwondo baru saja dimulai. Para pemenang kini mengemban tugas mempertahankan takhta, sementara yang kalah siap kembali ke dojang (tempat latihan) untuk mempertajam tendangan demi pembalasan di ajang berikutnya.
***






