Pemerintahan

HJB ke-544 di Desa Malasari; Momentum Dongkrak Ekonomi Warga dan Sejarah Kabupaten Bogor

×

HJB ke-544 di Desa Malasari; Momentum Dongkrak Ekonomi Warga dan Sejarah Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini
HJB ke-544 di Desa Malasari; Momentum Dongkrak Ekonomi Warga dan Sejarah Kabupaten Bogor
Menolak Lupa Sejarah di Kabupaten Bogor, Menggerakkan Roda Ekonomi Desa Melalui Tradisi. (Foto:Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Kemeriahan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang diselenggarakan di Desa Palasari membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat lokal. 

Pesta rakyat ini dinilai berhasil menghidupkan sektor ekonomi sekaligus menjadi pengingat penting akan sejarah panjang berdirinya Bumi Tegar Beriman.

Geliat Ekonomi Lokal, Rumah Warga Jadi Homestay HJB ke-544 di Desa Malasari

Wakil Ketua Komisi lll DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin, menyatakan bahwa salah satu dampak nyata yang paling dirasakan oleh masyarakat dari perayaan HJB di tingkat desa ini adalah peningkatan pendapatan warga secara langsung. Banyaknya tamu dan peserta upacara membuat penginapan serta rumah-rumah penduduk setempat ramai disewa.

“Masyarakat di sini bisa ikut menikmati langsung kemeriahan HJB ke-544. Selain upacara dan sidang paripurna, perputaran ekonomi terbantu lewat banyaknya vila atau homestay rumah warga yang disewa, serta produk UMKM yang ikut terangkat,” ungkap Junaidi saat diwawancarai di Lokasi HJB, Rabu (3/6/2026).

Nostalgia Perjuangan Raden Ipik Gandamana di Tanah Palasari

Tidak hanya sekadar perayaan kosmetik, Junaidi mengingatkan bahwa pemilihan lokasi ini sarat akan nilai historis. Pemerintah daerah sengaja membawa perayaan ini ke wilayah pedesaan untuk mengajak masyarakat bernostalgia dan mengenang jasa salah satu tokoh pendiri Kabupaten Bogor, yakni Raden Ipik Gandamana.

Menurut cerita sejarah yang disampaikan, Raden Ipik Gandamana dahulu harus berjuang dengan berjalan kaki dari satu ujung wilayah ke ujung lainnya demi menghindari kejaran tentara Belanda. Perjuangan gigih inilah yang melandasi cikal bakal lahirnya pemerintahan Kabupaten Bogor yang dinikmati masyarakat hari ini.

Komitmen Pemkab Bogor Bangun Sarana Pendidikan dan Kesehatan

Melihat potensi alam Desa Palasari yang masih sangat asri dan hijau namun masih minim fasilitas publik, momentum HJB ini juga menjadi titik balik rencana pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. 

Junaidi Samsudin membeberkan bahwa Bupati Bogor telah merespons ketertinggalan daerah ini, khususnya pada sektor pelayanan dasar.

“Setelah kita ke sini, memang diakui wilayah ini masih tertinggal untuk fasilitas pendidikan dan kesehatan. Namun, Bupati sudah menyampaikan bahwa Pemkab akan segera membangun sarana tersebut, dengan catatan pihak swasta seperti PT Asri dapat bekerja sama menyediakan lahannya terlebih dahulu,” pungkas Junaidi.***